Tim SKN Lakukan Silaturahim Ke Kampus Amik Intelcom Global Indo

SOROTKASUSNEWS.NET – KISARAN : Pendiri sekaligus Direktur Kampus Amik Intelcom Global Indo yang berada di Komplek Pertokoan Graha Indah, Jalan Jend. A Yani, Dr. Syamsuddin Lubis, ST,SE,MM kedatangan tamu dari tim Sorot Kasus News (2/6)

Sambutan hangat yang diberikan kepada tim Berita Online Sorot Kasus News (SKN) di ruang kerjanya membuat suasana semakin akrab dan bersahaja.

Foto : Dr.Syamsuddin ST,SE,MM ( Baju Batik ) Sedang Memperlihatkan Voucher senila 2 jt yang akan diberikan kepada warga miskin untuk masuk kuliah, Yatim Piatu Gratis

Kunjungan yang dilakukan oleh tim SKN bertujuan untuk melihat situasi langsung proses belajar mengajar di lingkungan kampus Amik Intelcom Global Indo Kisaran.

“Ya beginilah situasi dan suasana kampus kita, walau berada di daerah, tapi mahasiswa kita sudah Go Internasional saat mengikuti kegiatan Regional Students’ Product Exhibition (RESPEX) di negeri jiran Malaysia” Bangganya

Foto : Kegiatan Respex 2016 Mahasiswa Amik Intelcom Global Indo Di Malaysia

Sebagai tokoh masyarakat kabupaten Asahan yang menggeluti bidang di dunia Pendidikan, Dr.Syamsuddin selalu berupaya bagaimana caranya agar masyarakat khususnya di kabupaten Asahan bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi setelah selesai menamatkan pendidikan nya di bangku tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA).

“Banyak saat ini tokoh tokoh masyarakat ataupun sebagaian dari tokoh politik yang hanya mampu memberikan bantuan berbentuk uang kepada generasi muda bangsa, apakah dengan uang generasi bangsa bisa meraih cita citanya sampai di hari tuanya, ini yang menjadi persoalan, harusnya bangun dan tanamkan nilai nilai pendidikan kepada mereka, agar kelak bisa menjadi bekal bagi mereka untuk melanjutkan perjalanan bangsa ini” Tegas Sang Doktor

Disinggung mengenai program apa yang akan dilakukan untuk membangun masyarakat dalam bidang pendidikan, Dr. Syamsuddin akan melakukan program kuliah gratis bagi masyarakat tidak mampu, seberapa pun itu jumlahnya dengan kreteria yang akan di canangkan nantinya, khususnya bagi masayarakat Kabupaten Asahan.

Foto : Kegiatan Belajar Mengajar Kampus Amik Intelcom Global Indo

“Saya sudah bentuk tim khusus untuk mencari data warga yang kurang mampu, agar anak anak mereka bisa melanjutkan kuliah, ya minimal D3 lah, karena saya hanya memiliki perguruan tinggi hanya sampai D3, dalam waktu dekat saya juga sudah berencana akan mendirikan kampus untuk jenjang S1, kreterianya yang bisa saya tanggung untuk kuliah gratis seperti warga tidak mampu, janda janda miskin, serta anak Yatim Piatu” Jelasnya

Mengenai program kuliah gratis yang dilakukan oleh Dr.Syamsuddin nantinya, ia berkesimpulan jika generasi muda bangsa di berikan bantuan berbentuk uang, bila dibandingkan dengan di bantuan pendidikan, mana yang akan bermanfaat kedepannya.

“Saya boleh tantang mereka, ada 5 anak dikasih uang 20 jt per anak, dengan saya yang akan memberikan pendidikan gratis kepada mereka, 5 atau 10 tahun kedepan, mana anak yang lebih maju, apakah anak yang diberikan uang atau yang diberikan pendidikan gratis” Tantang Dr. Syamsuddin yang juga tokoh politik dari partai PKB ini kepada awak media.

Foto : Pemred SKN dengan Dr. Syamsuddin Lubis ST,SE,MM

Kesimpulan yang di dapat, bahwa dengan bermodalkan pendidikan, maka generasi muda bangsa ini akan mampu meneruskan perjalanan bangsa ini.

Dr.Syamsuddin juga meminta kepada tim Sorot Kasus News agar kedepannya bisa berjalan beriringan dengan para mahasiswa ataupun dengan para alumni yang memiliki bakat di bidang jurnalis.

“Selama ini mungkin mereka memiliki bakat untuk menulis sebuah artikel, ataupun ingin menyampaikan informasi yang sifatnya publik, tapi mereka tidak memiliki wadah, saya berharap berita online sorot kasus news bersedia berjalan bersama kami di kabupaten Asahan” Pinta Dr.Syamsuddin

Pemimpin Redaksi berita Online Sorot Kasus News Yudha yang saat itu turut hadir dalam acara silatuhraim ke Kampus Amik Intelcom Global Indo, yang diketahui juga Yudha adalah alumni Amik Intelcom Global Indo angkatan 2003 s.d 2006.

“Dengan senang hati, saya akan membentuk Tim yang akan nantinya dapat berkolaborasi dangan para mahasiswa maupun alumni, karena saya juga kan alumni disini, asal tidak melanggar ketentuan kode etik pers” tutup Yudha sambil sesekali kelurakan tawanya di ruang kerja Dr.Syamsuddin. (Iroel/Skn)

 

 




Tinggalkan Balasan