Setelah 3 Tahun Buron Kasus Korupsi, Mantan Plt Kadis Kehutanan Phakpak Barat Akhirnya Di Ciduk Polisi

SOROTKASUSNEWS.NET – MEDAN : Mantan Plt Kepala Dinas Kehutanan, Lingkungan Hidup dan Pertambangan (Dishuttamling) Phakpak Bharat, Sujarwono yang tersandung kasus korupsi pelaksanaan pengadaan konstruksi dan instalasi PLTMH (Pembangkit Listrik Tenaga Micro Hybrid) yang bersumber dari APBD TA 2009 sebesar Rp 800 juta pada Dinas Kehutanan, Lingkungan Hidup Dan Pertambangan Kabupaten Pakpak Bharat mengakhiri masa pelariannya setelah tiga tahun menjadi Buronan.

Pasalnya tim gabungan dari Intelijen Kejati Sumatra Utara yang di Pimpin langsung Asintel Kejati Sumut Leo Simanjuntak meringkusnya di lokasi persembunyiannya di Jalan Mardisan Komplek Kehutanan Provinsi Sumut No. 4 Desa Bangun Sari Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli serdang pada Selasa (10/7 ) malam.

Kasi Penkum Kejati Sumut Sumanggar Siagian mengatakan dalam perkara yang telah berkekuatan hukum tetap ini, Sujarwo berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Nomor: 228.K/Pid.Sus/2014 tanggal (19/3/2014) dihukum selama 4 tahun penjara dan denda sebesar Rp. 200 juta subsidiair 3 bulan kurungan.

“Penangkapan ini bermula adanya informasi dari masyarakat, kemudian dikembangkan Asintel dengan melakukan pemantauan dan pengintaian secara langsung dalam beberapa hari, alhasil kerja keras kita membuahkan hasil, Sujarwono berhasil kita ringkus” Ungkap Sumanggar

Selama bersembunyi, Sujarwo bekerja di perusahaan milik teman nya, PT.MJMA, Hingga akhirnya Sujarwono terpidana korupsi ditemukan keberadaannya di Kantor Pemasaran Perumahan Umum di Jalan Aek Pancur, Desa Bandung Rejo Kecamatan Tanjung Morawa, Deli Serdang Sumatera Utara.

“Terhadap dirinya telah dilakukan pemanggilan yang sebanyak 3 kali. Namum tidak mengindahkan sehingga statusnya telah ditetapkan DPO oleh Kejari Dairi sejak tahun 2015,” tambah Sumanggar.

Rencananya siang hari ini (11/7), tim Intelijen Kejati Sumut akan langsung menyerahkannya ke pihak Kejari Dairi untuk pelaksanaan eksekusi. ( Fey/skn)




Tinggalkan Balasan