Industri Kosmetik Nasional Akan Menghadapi Tantangan Terhadap Produk Tehnologi Tinggi

SOROTKASUSNEWS.NET – JAKARTA :Sancoyo Antarikso, Ketua Umum Persatuan Perusahaan Kosmetik Indonesia (Perkosmi), mengatakan produsen dituntut dapat memenuhi selera konsumen domestik apabila tidak ingin kalah dengan produk dari luar negeri, seperti dari Korea Selatan.

Pasalnya Industri kosmetik nasional saat ini menghadapi tantangan berupa permintaan konsumen terhadap produk dengan teknologi tinggi.

“Kami harus bisa one step ahead terhadap tren kosmetik di kemudian hari. Oleh karena itu kami adakan pameran setiap tahun yang mengundang para pemain global ingredients, packaging, dan mesin supaya tahu tren ke depan seperti apa,” ucapnya.

Beliau juga meyakini produk kosmetik domestik akan mampu bersaing di pasar global, karena saat ini ekspor sudah cukup besar, bahkan nilai ekspor produk kosmetik lebih dari US$500 juta dengan tujuan utama negara-negara kawasan Asia Pasifik.

Sementara itu, Kementerian Perindustrian mencatat, industri farmasi, produk obat kimia dan obat tradisional tumbuh sebesar 6,85% pada 2017. Industri bahan kimia dan barang kimia termasuk di dalamnya industri kosmetik dan bahan kosmetik mengalami pertumbuhan sebesar 3,48%.

“Industri tersebut pada tahun lalu diketahui memiliki kontribusi sebesar Rp67 triliun terhadap produk domestik bruto (PDB) Tanah Air,” ungkap Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto.

Beliau juga meyakini, Kalau Indonesia juga merupakan pasar yang cukup besar dan menjanjikan bagi produsen farmasi, kosmetik dan jamu seiring peningkatan jumlah populasi penduduk.

“Dengan perkembangan zaman sekarang, industri kosmetik juga memperluas target konsumennya, dan tidak hanya menyasar kaum wanita saja,” Tutupnya (Tim/Net)

 




Tinggalkan Balasan