Ahok Akan Ikut Kampanye Jokowi – Ma’rif Setelah Keluar Dari Penjara

SOROTKASUSNEWS.NET – JAKARTA : Dengan dipilihnya Ma’rif Amin sebagai calon wakil presiden yang mendampingi Jokowi, Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok ikut mendukung pasangan Capres dan Cawapres 2019 mendatang.

Hal ini juga telah disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan di salah satu hotel di kawasan Jakarta Pusat, Minggu (12/8/2018).

Luhut Binsar Panjaitan pun memastikan Ahok tidak marah dengan Ma’ruf Amin gara-gara kasus penodaan agama yang menjerat Ahok, sehingga harus mendekam dipenjara.

“Saya sangat mendukung Ma’ruf Amin, kalau boleh saya ikut kampanye kalau sudah ke luar dari penjara” Ungkap Ahok melalui rekannya yang di sampaikan kepada Luhut.

Bahkan Ahok mengajukan diri  untuk ikut berkampanye memenangkan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin pada Pemilihan Presiden 2019.

Selain itu, Ahok juga menyampaikan pesan kepada pendukungnya agar tetap mendukung pasangan Jokowi- Ma’rif karena berjiwa muda.

“Tetap dukung Pak Jokowi karena Pak Jokowi berjiwa muda,” ucap Luhut Binsar Panjaitan yang menirukan ucapan Ahok.

Luhut Binsar Panjaitan juga menyampaikan tentang pandangannya soal pemilihan Ma’ruf Amin yang menjadi pendamping Jokowi pada Capres dan Cawapres tahun 2019 nantinya, Ia mengatakan, Ma’ruf Amin memberikan energi baru, agar saat kampanye tidak memecah belah bangsa.

Sebelumnya juga diketahui pada persidangan Ahok atas kasus penistaan agama yang menjerat dirinya, Selasa (31/1/2017), Ahok sempat mengancam akan memproses hukum KH  Ma’ruf Amin.

Ahok mendesak Ma’ruf bahwa kuasa hukumnya memiliki bukti adanya telepon dari Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY kepada Ma’ruf.

Telepon itu disebut Ahok berisi permintaan SBY agar Ma’ruf bertemu dengan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta waktu itu, Agus Harimurti Yudhoyono dengan Sylviana Murni.

Dalam hal ini, SBY pun disebut meminta Ma’ruf untuk menerbitkan fatwa penistaan agama untuk pidato Ahok di Kepulauan Seribu.

Kondisi panas antara Ma’ruf dan Ahok hanya berlangsung singkat, Ahok cepat meminta maaf usai aksinya mengancam Ma’ruf melalui persidangan.

Bahkan diketahui bahwa Ma’ruf mengatakan sudah memaafkan Ahok sebelum mendengar mengenai permintaan maaf Ahok yang sudah disampaikan melalui media massa.

Ma’ruf juga meminta kepada semua kader PBNU di seluruh Tanah Air untuk memaafkan Ahok, dan meminta kader PBNU harus tenang dan bisa menahan diri.

Ma’rif Tak Ingin Bertemu Ahok

Ada 2 alasan Ma’ruf tak mau menemui Ahok, Alasan yang pertama, Ma’ruf takut umat salah paham dan ujungnya beliau yang akan jadi dimarahi pengikutnya.

Sedangkan alasan kedua, yakni Ma’ruf berpikir apabila ia menerima Ahok, maka ia mesti menerima pula kunjungan dari Anies Baswedan, yang saat ketika itu Ahok dan Anies sedang bertarung memperebutkan kursi “DKI 1”.

Mengenai adanya gerakan-gerakan yang mengatasnamakan umat Islam, saat itu, Ma’ruf juga memprediksi semua akan segera berakhir.

Sementara, Surat dukungan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok kepada Joko Widodo dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 disambut gembira oleh Ahokers (pendukung Ahok).

Bukan hanya meyakinkan dukungan terhadap sosok Jokowi, surat tersebut menjadi bukti tidak adanya jarak diantara hubungan mereka.

Kabar retaknya hubungan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 2012-2014 itu sempat mencuat saat isu penistaan agama digulirkan mengahantam Ahok.

Kepercayaan Ahokers terhadap Jokowi pun kala itu sempat goyang pasca vonis bersalah dijatuhkan kepada Ahok pada tanggal 8 Mei 2017 lalu.

Merujuk sejumlah postingan sesaat Ahok ditahan, Ahokers mempertanyakan diamnya Jokowi, Bahkan sebagian Ahokers mengaku kecewa atas keputusan Jokowi yang tidak membela sahabatnya kala itu.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kuasa Hukum Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, Fifi Lety kembali menyampaikan kabar gembira bagi Ahokers-pendukung Ahok.

Kali ini, adik kandung Ahok itu memposting sebuah surat berisi dukungan Ahok terhadap salah satu Calon Presiden (Capres) 2019 lewat Instagramnya, @fifiletytjahajapurnama pada Rabu (25/7/2018).

‘Terus berjuang untuk Pak Jokowi 2 Periode

Salam BTP

Ahok
Mako Brimob
24/7/2018′

Tidak dijelaskan secara rinci apa yang membuat Ahok menuliskan surat dukungan terhadap sahabatnya itu. (Fey/Net)




Tinggalkan Balasan