Prostitusi Online Marak Di Medsos

SOROTKASUSNEW.NET- Penggunaan Media Sosial memang benar-benar harus bijak.Di zaman medsos ini orang tua harus benar-benar extra mengawasi anak-anaknya dalam menggunakan medsos. Salah satu yang harus disoroti adalah masalah prostitusi online yang semakin marak di dunia medsos Facebook.

Prostitusi online bahkan semakin marak memanfaatkan medsos Facebook. Tak pakai basa basi, langsung menawarkan bisnis esek esek ke seluruh pembaca facebook.Salah satunya yang praktek prostitusi yang menawarkan jasa kenikmatan ini adalah akun Puji Putry Thania. Puji menawarkan ” open stay ! Udah Stat .Jelas inbox! Butuh sekarang,bukan besok-besok sayang”

Sementara itu akun Clara Putri menulis tawaran yang sama ” Open Stay, butuh sekarang.No Anal,no Php”
Demikian halnya akun Jessica tak kalah menarik. Dengan promosi menulis ” Bantu teman,open stay; baru lepas perawan,usia 17 tahun.Hanya terima stay, stay nangka,butuh teman sekarang,service oke. Inbox, no php, modus ,no wartawan.Bocah menjauh.

Hal ini perlu mendapatkan perhatian yang serius dari pihak kepolisian.Andrini, tokoh masyarakat yang di juluki Kartini Tenayan ,Pekanbaru sekaligus Wakil Bendahara Golkar Provinsi Riau kepada awak media ini menuturkan sangat prihatin dengan praktek prostitusi online ini.
“Ini jelas akan merusak generasi muda kita. Untuk itu para orang tua juga harus memantau langsung anak-anaknya,jangan sampai terjerumus dalam dunia prostitusi ini. Kita bimbing anak-anak kita dengan agama.kita ciptakan komunikasi dua arah kepada anak-anak kita”,tutur Andrini

“Jangan pernah para orang tua lengah dan melepaskan anak-anak dalam menggunakan dunia medsos ini”, ungkap Andrini

“Kita juga meminta aparat kepolisian untuk mengusut dan menangkap pemilik akun yang menawarkan jasa sex online ini”, tambah Bacaleg Golkar untuk Dapil III Kota Pekanbaru.

Andrini yang di kenal sebagai sosok tokoh wanita yang di juluki Kartini Tenayan ini sangat prihatin dengan kondisi para remaja. Banyak godaan di zaman komunikasi yang serba canggih ini. Andrini tak bosan-bosannya terus membina para remaja dan kaum ibu-ibu agar memiliki peran di lingkungan keluarga (Liza)




Tinggalkan Balasan