Tembak Di Tempat Pelaku Karhutla

SOROTKASUSNEWS.NET-Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Brigjen Sonny Aprianto SE MM, geram dengan pelaku pembakaran lahan di Riau. Dansatgas memerintahkan pelaku yang tertangkap tangan dengan sengaja membakar hutan dan lahan untuk tembak di tempat.

“Apabila tertangkap tangan atau ketahuan membakar lahan dengan sengaja, saya perintahkan tembak di tempat,” ujar Brigjend TNI Sonny Aprianto, di Pekanbaru, Kamis (16/8/2018).

Dansatgas Karhutla menegaskan, kembali maraknya kebakaran hutan dan lahan di Riau 99 persen di sengaja dan merupakan ulah manusia tak bertanggungjawab. Padahal, aparat penegak hukum sudah mengingatkan agar masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Namun himbauan yang disampaikan tidak diindahkan. Kebakaran lahan tetap terjadi di sejumlah daerah di Riau.

“Bukannya sadar tapi malah menjadi-jadi. Saya tegaskan, bahwa tindakan tegas harus dilakukan. Apalagi Indonesia menjadi tuan rumah pelaksanaan Asian Games 2018. Presiden RI, Joko Widodo, juga sudah memerintahkan agar tidak terjadi Karhutla saat pelaksanaa event internasional itu”, Ujar Brigjend TNI Sonny

“Ini adalah perintah presiden. Ini merupakan harga diri bangsa.Dalam penanganan Karhutla, Korem tidak bekerja sendiri. Koordinasi juga dilakukan dengan Kapolda Riau, Irjen Pol Nandang. “Dan kita sepakat untuk ini (tembak di tempat bagi pelaku Karhutla),” ucap Sonny.

Kapolda juga sudah memerintahkan Kapolres dan jajarannya untuk memaksimalkan penegakan hukum terhadap kasus Karhutla.

“Jika kebakaran lahan, police line dan beri plang lahan dalam proses penyelidikan dan penyidikan hingga tak boleh digarap,”ujarnya

Sementara itu, untuk mengantisipasi meluasnya Karhutla, Dansatgas bersama Kapolda melakukan patroli dengan menggunakan helikopter. Patroli dilakukan di Dumai dan Rokan Hilir.

Menurut Danrem, kebakaran terjadi di Teluk Nilam, dengan panjang bentangan 17 kilometer. Api menjalar lurus menghanguskan lahan.Lahan yang terbakar merupakan lahan kosong.

“Lahan kosong tapi di sebelahnya ada kebun sawit. Terindikasi sengaja dibakar untuk membuka lahan,” ujarnya

Brigjend TNI Sonny kembali menghimbau agar masyarakat tidak membakar lahan. Kalau itu dilakukan, pelaku akan dijerat dengan pidana.Saat ini ada 45 titik kebakaran di Riau. Yang melakukannya adalah masyarakat dan tidak korporasi.

“Masyarakat Dihimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan,” pungkasnya (Liza)




Tinggalkan Balasan