Gawat,Guru SD di Airmolek Ancam Wali Murid Yang Anaknya Tidak Ikut Gerak Jalan Karena Sakit

SOROTKASUSNEWS.NET-Dalam rangka memeriakan dirgahayu yang ke 73 Indonesia Merdeka, sekolah dan perkantoran pemerintah melaksanakan berbagai kegiatan olahraga.

Namun sangat disayangkan atas tindakan salah satu guru sekolah dasar negeri (SDN) 021 Tanjung Gading Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Inhu. Guru tersebut memaksa murid harus ikut kegiatan gerak jalan dan mengancam wali murid.

Iin Wali murid , kepada Sorotkasusnews.net Selasa (14/8/2018) mengatakan bahwa guru olahraga SDN 021 Tanjung Gading yang akrab di sapa Martin,pada hari selasa sekitar pukul 10:14 menelpon mengatakan, Bu tolong kerjasamanya ya..anak ibuk kami ikutkan gerak jelan.

Lalu saya jawab, anak saya memiliki penyakit amandel tidak bisa kecapek’an. Kalau capek penyakit amandel anak saya kambuh demam tinggi dan susah nelan makanan,kalau bapak gak percaya bisa tanya pada dokter Nilam.

“Bahkan dokter tersebut sudah anjurkan anak saya untuk menjalani operasi”,terang iin

Di jawab oleh Martin. Anak ibu tidak akan sakit dan penyakit amandel itu hanya penyakit biasa saja,dan kalau ibu tidak bisa di ajak kerjasama jangan salahkan kami kalau terjadi apa-apa sama anak ibu di sekolah nanti kata Martin.
Kalau begitu biar saya saja yang ngomong sama kepala sekolah pak,sambung iin.

Ok lah kalau begitu,kita lihat saja nanti. Dan silahkan kalau ibu mau melaporkan hal ini kepada kepala sekolah.

Begitu mendapat ancaman saya langsung ke sekolah menjumpai kepala sekolah SDN 021 Jusniati Namun sayang yang bersangkutan tidak berada di tempat. Menurut keterangan dari Ibu Windu Kepsek SDN 021 sedang berada di Korwil.

Terang Bu Windu untuk kegiatan HUT tidak ada paksaan. Memang seperti itu pak Martin Bu.”terang Iin menirukan keterangan Bu Windu.

Terpisah, Ando, tokoh pemuda Air Molek saat dimintai tanggapan persoalan ini mengatakan.

” Sangat kita sayangkan sikap angkuh guru olahraga SDN 021. Tak seharusnya dia seorang guru yang menjadi contoh dan panutan mengeluarkan ancaman terhadap murid atau pun wali murid dan berkata tidak pantas”, ujar Ando

“Atas kejadian ini kita minta kepsek dan UPT Pendidikan untuk menindak tegas guru olahraga tersebut. Karena, ditakutkan hal serupa terjadi juga oleh wali murid lainnya”,tegas Ando
(Skn/Riau)




Tinggalkan Balasan