Bupati Inhu di Harapkan Kembali Lanjutkan Pembangunan Jaringan Distribusi Air Bersih Di Tanah Merah Inhu

SOROTKASUSNEWS.NET-Masyarakat Kelurahan Tanah Merah Kecamatan Pasir Penyu meminta agar Bupati Indragiri Hulu (Inhu) dapat kembali melanjutkan pembangunan pemasangan pipa PVC untuk jaringan distribusi air bersih Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Cabang Lirik.

” Agar tidak terkesan mubajir atau sia-sia pekerjaan pemasangan pipa jaringan distribusi air bersih di tahun 2017 lalu di Kelurahan Tanah Merah.Kita selaku masyarakat mengharapan sekali Bupati Inhu H Yopi Arianto di tahun 2018 dapat kembali programkan pembangunan pemasangan jaringan distribusi air bersih.”papar ketua RT. Boneran alis Iran, kepada media ini Senin (10/9/2018).

Masyarakat Tanah Merah sangat membutuhkan air bersih.karena, disaat musim kemarau masyarakat sangat kesulitan untuk mendapatkan air bersih. Maka dari itu kami masyarakat sangat mengharapkan sekali pembangunan pemasangan jaringan distribusi air bersih tersebut.”sambung ketua RT.

Di tanya sudah ada belum masyarakat yang mendaftarkan untuk pemasangan PDAM. Masyarakat sudah banyak yang mendaftarkan diri. Namun belum dapat disalurkan oleh pihak PDAM. Menurut keterangan mereka, pipa yang terpasang saat ini belum bisa dialiri air dan menunggu pipa susulan.”singkatnya.

Sebagaimana di beritakan sebelumnya. Pemasangan jaringan  distribusi air bersih sepanjang 4 kilo meter dengan ukuran pipa 3 inci hingga kini belum dapat dimanfaatkan untuk masyarakat. Pemasangan pipa dilaksanakan tahun 2017 dengan nilai Rp 400 juta menggunakan anggaran APBD.

Kenyataan pemasangan pipa tidak bermanfaat terungkap ketika wartawan meninjau lokasi proyek, tepatnya di Kelurahan Tanah Merah Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu.

Ketika hal tersebut dikonfirmasikan kepada salah seorang masyarakat setempat mengatakan,Hingga kini pipa PDAM tersebut belum dapat dimanfaatkan. Hal ini dibuktikan dengan belum mengalirnya air kerumah masyarakat. Menurut keterangan orang PDAM air belum bisa dialirkan karena pipa tidak sesuai dan menunggu pemasangan pipa 6 inci yang akan dipasang pada tahun 2018 ini.

“Yang kami herankan,kalau memang pemasangan pipa pertama tidak bisa untuk mengalirkan air mengapa dipasang pipa 3 inci dan tidak langsung dipasang pipa 6 inci”, ungkap Samsul

Sementara dari hasil pantauan saat pelaksanaan tahun lalu pengkerjaan galian dan pemasangan pipa PDAM tersebut terkesan asal jadi alias amburadul. Dan dampak dari pengkerjaan galian dan pemasangan pipa PDAM diduga yang mengakibatkan aspal jalan konsimpat rusak salah satunya penyebabnya adalah galian pipa PDAM tersebut.(Skn/Riau)




Tinggalkan Balasan