Beredar Video Pembangunan RSLH Di Bencah Lesung Tidak Layak

SOROTKASUSNEWS.NET-Warga Tenayan khususnya Kelurahan Bencah Lesung cukup di hebohkan dengan beredarnya video pembangunan Rumah Sehat Layak Huni yang menunjukan rumah yang di bangun tersebut kurang layak.

Dalam video dan foto berdurasi singkat tersebut menunjukan bahwa pembangunan RSLH milik Yunimar jalan Mangga kurang layak. Di tunjukan bahwa semen pada coran balok dinding pembatas rapuh saat di kerok di karenakan sedikit semen dan banyak pasir.Tampak juga cor balok sudut-sudut rumah juga tidak rata semennya dan bolong-bolong. Tampak juga semennya main tempel-tempel saja.

Diketahui pembangunan RSLH ini di bawah koordinasi Pokmas Bencah Lesung yang di ketuai oleh Nahat Hutahuruk. Untuk pengawasan pembangunan di lakukan oleh Syahrial yang juga Ketua RT 01 / RW 07 Kelurahan Bencah Lesung, Sisan Sitompul dan Timan Yahya.

Menurut Jaswadi, ketua LPM Bencah Lesung yang berhasil di hubungi awak media ini mengungkapkan bahwa ia juga mendapat laporan dari warga atas kasus tersebut.

“Banyak pemilik rumah complein ke kami atas masalah pembangunan rumahnya. Contoh ada yang masang kusen rumah miringlah dan lain-lain.Tapi kami sudah tegur dan bicarakan hal ini ke pihak tukangnya. Namun tukang hanyalah pekerja”,ujar Jaswadi

“Kami juga menyayangkan, RSLH ini terkesan asal bangun saja, kan sayang pembangunan dengan anggaran 55 juta ini di buat asal jadi saja”, ujar Jaswadi

Sementara di tempat yang sama Ujang Koti ,Wakil Ketua LMB Tenayan menambahkan bahwa LMB sebagai ormas juga berperan aktif dalam memantau kegiatan pembangunan di Tenayan.Ia menghimbau agar pihak-pihak terkait yang terlibat dalam pembangunan RSLH ini ikut dalam proses pengawasan juga.

“Jangan sampai anggaran 55 juta itu di sunat lagi sehingga bahan-bahan yang digunakan jadi minim. Kami LMB meminta agar RSLH itu benar-benar di bangun dengan layak. Kan judulnya Rumah Sehat Layak Huni”, ujar Ujang Koti

Di tambahkan Jaswadi, bahwa pembangunan RSLH ini adalah tanggung jawab semua warga.

“Kami sebagai LPM berhak ikut memantau pembangunan RSLH yang kami usulkan tersebut di bangun dengan layak dan sesuai dengan anggarannya. Walaupun kami tidak di libatkan oleh pihak kelurahan “, tutur Jaswadi

“Kami juga heran,mengapa LPM tidak di libatkan. Padahal Lurah Bencah Lesung sudah berjanji akan melibatkan LPM dalam proses pembangunan RSLH. Harusnya semakin banyak yang terlibat maka semakin bagus. Jadi banyak yang memantaunya”, sambung Jaswadi

Berdasarkan pantauan langsung awak media ini di lapangan tampak pembangunan RSLH ini memang terkesan asal bangun saja.Masih jauh dari judul Rumah Sehat Layak Huni. Tampak sudut dinding kamar dengan pintu belakang tidak menggunakan besi. Sementara untuk bahan-bahan sudah sesuai dengan RAB. Namun tidak diketahui jumlah bahannya.

Sementara tukang yang bekerja saat di wawancara mengungkapkan bahwa mereka di upah per termin, artinya setiap habis bahan dan pengerjaan baru di bayar. Untuk jumlah bahan kami tidak tahu.

Sementara itu ketua Pokmas atau Lurah Bencah lesung sampai berita ini di rilis belum dapat di konfirmasi. (Liza)




Tinggalkan Balasan