LPM Bencah Lesung Bersinergi Dengan Ormas Dan LSM Terus Awasi Pembangunan RLH

SOROTKASUSNEWS.NET-Pembangunan Rumah Sehat Layak Huni merupakan program pemerintah untuk meningkatkan Kesejahteraan masyarakat.Pemprov Riau sudah menetapkan anggaran 2000 unit RSLH di tahun 2018 dan pembangunan RSLH ini di harapkan bisa merata di 12 Kabupaten di Riau.

Demikian halnya dengan Kelurahan Bencah Lesung. LPM Bencah Lesung yang di komandoi oleh Jaswadi pun mendapatkan alokasi 10 RSLH di daerahnya.

Ketua LPM Bencah Lesung, Jasmadi menuturkan bahwa alokasi 10 RSLH tersebut di berikan kepada Yunimar jalan Mangga, Budi Hutahuruk,Mulyati,Nurmaida Silitonga warga jalan Indrapuri.Kemudian untuk jalan Tenayan dan Sao Mati adalah Syahril,Burinis,Suratiyem,Jumiati,Fitriana dan Safni .

“10 warga inilah yang mendapatkan alokasi RSLH untuk tahun ini. Untuk warga lainnya kita akan ajukan lagi di anggaran berikutnya,” ujar Jaswadi

Untuk 10 unit RSLH ini semua dalam tahap pembangunan.
Jaswadi secara rutin ikut serta mengawasi pelaksanaan pembangunan RSLH ini. Bersama dengan Laskar Melayu dan LSM TOPAN-RI, Jaswadi terus mengawal pembangunan RSLH.

Hal ini di lakukan Jaswadi karena Ia sebelumnya mendapatkan laporan pemilik rumah dan warga bahwa pembangungan RSLH tidak sesuai dengan RAB nya. Contoh untuk rumah Yunimar di jalan Mangga, di laporkan rumah Yunimar ini, untuk Kayu Kuda-kuda dan atap menggunakan kayu bekas dan semen pada dinding lebih banyak pasir daripada semen sehingga saat di gesek plester dinding berserakan .

“Warga yang melaporkan kepada kami bahwa ada ketidak beresan dalam pembangunan RSLH di tempat Yunimar.Bahkan warga memberikan foto dan videonya kepada kami”, ujar Jaswadi

Pada saat awak media ini langsung meninjau lokasi pembangunan RSLH Yunimar, tampak di lapangan, pembangunan rumah Yunimar sudah ada perbaikan. Hanya tampak pada dinding antara kamar dengan Dinding belakang tidak ada besi.

Saat di tanya kepada tukang yang mengerjakan rumah ini mereka hanya mengerjakan secara per termin. Artinya habis bahan baru di bayar. Jika di lihat dari kondisi rumahnya mungkin masih jauh dari judulnya Rumah Sehat Layak Huni.

“Atas dasar itulah,kami selaku LPM dan warga mengajak semua elemen masyarakat ikut bersama-sama memantau pembangunan rumah ini agar benar-benar sesuai dengan judulnya Rumah Sehat Layak Huni”, ujar Jaswadi

Jaswadi juga menuturkan bahwa LPM yang mengajukan warga yang layak mendapatkan RSLH ini. Namun ia heran, sampai pembangunan RSLH ia pun tidak pernah dilibatkan oleh pihak kelurahan. Awalnya Lurah Bencah Lesung ,Zakir berjanji akan melibatkan LPM Bencah Lesung.

“Namun sampai saat ini tidak ada melibatkan kami LPM dalam kegiatan pembangunan RSLH. Harusnya kami sebagai mitra pemerintah Kelurahan yang berperan dalam perencanaan,pelaksanaan dan pengendalian pembangunan di tingkat kelurahan harunsya di libatkan”, tutup Jaswadi kepada awak media ini. (Liza)




Tinggalkan Balasan