Sekda Inhu Tegaskan Akan Cek Informasi Adanya Dugaan Pungli Pemotongan SPPD Di Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Inhu.

SOROTKASUSNEWS.NET-Terkait adanya dugaan Pungutan Liar (Pungli) yang ada di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
Inhu maka Sekertaris Daerah (Sekda) secepatnya akan mengecek kebenaran nya.(10/12).

Diketahui Pungli yang ada di Dinas Pendidikan dan kebudayaan berupa pemotongan uang Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) ke Jakarta dan Pekanbaru.

Dalam waktu dekat ini kita minta Inspektorat untuk mempertanyakan hal ini ke Dinas Pendidikan,” katanya saat dikonfirmasi oleh salah satu awak media, Kamis (06/12/2018).

Indikasi terjadinya pungli berawal dari laporan investigasi LSM Team Operasional Penyelamatan Asset Negara Republik Indonesia (TOPAN RI) Kabupaten Inhu.

Di kesempatan terpisah, Ketua Bidang intelijen dan Invetigasi Roni meminta penegak hukum dapat segera melakukan penyidikan atas dugaan pemotongan SPPD di Disdik Inhu.

“Menurut sumber bahwa pemotongan SPPD ini sudah lama terjadi. Bahkan dari beberapa keterang pemotongan SPPD ini diperlakukan sejak Kadis Ujang Sudrajat menjabat sebagai kepala dinas pendidikan,” ungkapnya.

Menurut Roni, pemotongan SPPD di dinas pendidikan dan kebudayaan terjadi 10 sampai 20 persen. Untuk perjalanan ke Jakarta SPPD di potong 10 persen dan untuk perjalanan ke Pekanbaru SPPD di potong 20 persen, Hasil pemotongan SPPD dikumpulkan oleh salah satu Kasi di dinas pendidikan Inhu.

Makanya dia menyambut baik jika Sekda Inhu memerintahkan pihak Inspektorat untuk mengecek kebenaran dugaan pungli ini.

Inspektur Inspektorat Inhu Boike Sitinjak SE MSi saat dikonfirmasi terkait instruksi Sekda Inhu tadi menegaskan secepatnya menurunkan tim untuk pengumpulan data-data.

“Kami ucapkan terimakasih karena telah memberikan informasi ini, Intinya kami akan menindaklanjuti informasi ini kepihak-pihak yang bersangkutan,” pungkasnya.(Iin).




Tinggalkan Balasan