Press Release Kinerja BNN Provinsi Jambi Tahun 2018

SOROTKASUSNEWS.NET-Berdasarkan hasil pengungkapan kasus Tindak Pidana Narkoba oleh BNN Provinsi Jambi pada tahun 2018, ditangkap 33(tiga puluh tiga) orang.

Dari 33 orang semuanya tersangka yaitu 29(dua puluh Sembilan) orang pria dan 4(empat) orang wanita, dengan jumlah sitaan barang bukti sebanyak 4.331,762 gr Shabu , 18 butir Ekstasi dan 3,80 gr Ganja serta nilai aset barang bukti bukan narkotika sebesar Rp. 788.380.000,-.

Betapa berbahayanya apabila barang haram ini lolos dan tersebar ke masyarakat,dengan asumsi bahwa 1 gr shabu bisa disalahgunakan oleh 5 sampai 10 orang maka BNN Provinsi Jambi telah berhasil menyelamatkan 22.000 hingga 44.000 orang penduduk Jambi dari bahaya penyalahgunaan dan keracunan narkoba.

Hasil ungkapan kasus tersebut juga tidak lepas dari kerja keras BNN Provinsi Jambi dan kerja sama yang kuat dengan instansi terkait baik TNI, Polri dan Bea Cukai.

Langkah pemberantasan tidak akan menghasilkan dampak yang signifikan jika tidak diimbangi dengan demand reduction atau pengurangan permintaan narkoba dengan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang bahaya narkoba melalui langkah Pencegahan.

“Langka pencegahan tersebut Seperti sosialisasi kepada mayarakat atau kalangan pemuda sehingga masyarakat kita beri pemahaman agar jauh dari narkoba dan jangan sampai coba coba”, ujar Kepala BNN Provinsi jambi

Dalam rangka pencegahan BNN Provinsi Jambi melaksanakan program Advokasi berwawasan anti narkoba yang dtujukan kepada Instansi Pemerintah dan Swasta sebanyak 51 (lima puluh satu) kali, program Diseminasi atau penyebarluasan informasi tentang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) sebanyak 113 (seratus tiga belas) kali melalui kegiatan dan sarana Sosialisasi/Penyuluhan, Insert Konten, Media Cetak, Media Luar Ruang, Branding Sarana Publik, TV Lokal, Radio Lokal, Media Online dan Kampanye Stop Narkoba pada perayaan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI).

Para Penyuluh BNN Provinsi pada Tahun 2018 ini sangat aktif melaksanakan sosialisasi/penyuluhan yang merupakan kegiatan diluar anggaran (NONDIPA) dengan total sebanyak 417 (empat ratus tujuh belas) kali kepada Pelajar, Mahasiswa, Swasta dan Masyarakat.

Untuk mengefektifkan langkah pencegahan maka dilanjutkan dengan langkah Pemberdayaan Masyarakat agar seluruh stakeholder sadar dan mau turut serta berperan aktif dalam program P4GN.

BNN Provinsi Jambi juga melaksanakan langkah Pemberdayaan Masyarakat dengan Program Pemberdayaan Penggiat Anti Narkoba melalui kegiatan Rapat Kerja Program Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba, Pengembangan Kapasitas P4GN (Workshop), Pelatihan Penggiat Anti Narkoba Bidang P4GN (TOT), dan Monev baik di Instansi Pemerintah, Lingkungan Swasta, Lingkungan Pendidikan, Lingkungan Masyarakat dan Kawasan Rawan sebanyak 34 (tiga puluh empat) Kali.

Kegiatan ini juga diikuti dengan Layanan Deteksi Dini yaitu pelaksanaan Test Urine kepada 1.349 orang di Instansi Pemerintah, Lingkungan Swasta dan Lingkungan Masyarakat dengan dukungan anggaran (DIPA) maupun tanpa dukungan anggaran (NONDIPA).

Pada tahun ini juga BNN Provinsi Jambi telah meresmikan Desa Bersih Narkoba sebagai wujud kesadaran dan Sikap Masyarakat yang menolak narkoba yaitu, Desa Tanjung Bojo Kecamatan Batang Asam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) dan Kelurahan Kampung Laut Kecamatan Kuala Jambi, Kabupaten Tanjung Jabung Timur. (Ric/Ariono)




Tinggalkan Balasan