Gunung Sampah Di Pasar Sri Gading, Para Pedagang Mengeluh

SOROTKASUSNEWS.NET – Timbunan sampah yang berserakan di Pasar Sri Gading kecamatan Pasir Penyu kabupaten Indragiri Hulu di keluhkan warga setempat.

Pasalnya tumpukan sampah yang berserakan membuat warga setempat merasa tidak nyaman untuk beraktivitas.

Timbunan sampah tersebut sudah terjadi sejak 2 bulan terakhir namun hingga saat ini belum juga ada tindakan dari pemerintah dan petugas kebersihan

Dari pantauan Media sorotkasusnews.net Jum’at 28/12 dan beberapa pekan terakhir sampah bukan saja timbul dari para pedagang pasar namun warga yang berada di sekitar pasar juga turut membuang sampah ke dalam pasar di duga kuat sampah juga timbul dari masyarakat lain yang sengaja membuang sampah di area pasar.

“Sejak dua bulan terakhir hingga kini jumat (28/12), belum ada petugas kebersihan yang mengangkut sampah disini,“ keluh Dita salah satu pedagang pasar,

“Padahal uang retribusi tiap hari di pungut sebanyak Rp.3000 (Tiga Ribu Rupiah)”,terangnya.

Dita mengaku tumpukan sampah di dalam pasar sudah lama dikeluhkan warga,Sebab selain karena menimbulkan bau yang tidak sedap, timbunan sampah juga banyak berserakan sehingga mengganggu kesehatan warga,di kwatirkan tumpukan sampah disana mengundang bermacam jenis penyakit.

Untuk itu, Dita pun berharap kepada pengelola pasar, Dinas Perdagangan dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan segera mengangkut sampah yang menumpuk sebelum banyak warga yang terserang penyakit.

“Kami warga minta kepeda pemkab Inhu agar secepat nya mengangkut tumpukan sampah itu sebelum warga terserang penyakit”,tegasnya.

Terpisah,salah satu pedagang yang namanya tidak mau di sebutkan mengatakan kios yang saya bayar satu tahun sebesar Rp.1.800.000.(Satu Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah) kini penuh dengan sampah sehingga saya tidak bisa berjualan di tempat itu lagi”,terangnya kepada awak media ini.

Selain itu,Suroyo yang bertugas sebagai pemungutan retribusi pasar mengatakan “keluhan ini sudah saya sampaikan ke Disperindag tapi sampai sekarang belum ada tindakan”,singkatnya.(Iin).




Tinggalkan Balasan