Selain Terjerat UU Narkoba, Ipan Adong, Dapat Dijerat UU Penyebar Hoax

SOROTKASUSNEWS.NET-Penangkapan gembong narkoba warga Pasir Penyu, Ipan Adong, mendapat sorotan dari berbagai elemen masyarakat, Pasalnya selain narkoba, Ipan Adong, juga dapat di jerat dengan Undang-undang penyebaran hoax.

” Berdasarkan keterangan Kasat Narkoba Polres Inhu, AKP Zainal, Bahwa selain bandar narkoba, tersangka Ipan Adong, juga penyabar hoax, Atas dasar keterangan itu, tersangka Ipan Adong, dapat di jerat Undang-Undang.

Pertama undang-undang No : 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan Undang-undang No : 40 Tahun 2008 tentang penyebaran isu hoax. Untuk itu Kapolres Inhu di minta dapat menerapkan dua UU tersebut terhadap tersangka, Ipan Adong.”kata Pratisi Hukum Han Aulia Nasution SH MH, kepada Sorotkasusnews.net, Sabtu (5/1/2019).

Alasan kita minta Kapolres Inhu untuk terapakan UU No 40 Tahun 2008 tentang penyebaran hoax ini miliki dasar yang kuat, pertama untuk memberi efek jera kepada pelaku, Kedua agar bandar narkoba lainnya tidak sembarangan menyebarkan isu, apa lagi isu di intangsi penegak hukum yang selama ini di percayah oleh masyarakat.

Pasal 45 atau 2 UU ITE berbunyi setiap orang yang memenuhi unsur yang dimaksud dalam pasal 28 ayat 1 atau ayat 2 maka dipidana penjara paling lama enam tahun dan atau denda paling banyak Rp1 miliar.

Selain pasal 28 tersebut, penyebar hoax juga bisa dijerat dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana. Dalam UU tersebut, ada dua pasal yang bisa menjerat penyebar hoax yaitu pasal 14 dan pasal 15.”paparnya.

” Sebagimana di beritakan sebelumnya, Ipan Adong, di tangkap Tim Sat Res Narkoba Polres Inhu tidak jahu dari Masjid Muslimin Kelurahan Tanjung Gading Kecamatan Pasir Penyu pada hari Jumat (4/1/2019) sekitar pukul 15.30 wib.”(Heri,Rz)




Tinggalkan Balasan