Organisai FA- Pekat Inhu Minta Penegak Hukum Bongkar Sindikat Gembong Narkoba, Ivan Adong Cs

SOROTKASUSNEWS.NET-Tertangkapnya bandar narkoba Alexander (Alex,red) beberapa tahun lalu oleh Polres Indragiri Hulu tidak membuat peredaran narkoba di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Provinsi Riau habis, Buktinya dengan ketangkapnya Ivan Adong Cs pada hari Jumat (4/1/2019) kemarin sekitar pukul 14.30 Wib oleh Tim Sat Resnarkoba Polres Inhu.”terang Ketua Organisasi Forum Anti Pekat (FA-Pekat) Inhu,Hatta Munir. Selasa (8/1/2019)

Di terangkan, Menurut informasi yang berkembang di tengah-tengah masyarakat, Ivan Adong adalah salah satu orang yang di percaya atau tangan kanan bandar narkoba Alex, menurut informasi narkoba yang didapatkan oleh Alex yang di edarkan kemasyarakat kalah itu diduga berasal dari Ivan Adong.

“Dengan ketangkapnya Ivan Adong Cs, Kita minta penegak hukum dapat membongkar sedikat narkoba di Inhu khususnya di Kecamatan Pasir Penyu, Karena sedikat narkoba Ivan Cs ini sangat licin, lihai dan juga kejam”,sambung Hatta Munir.

“Selain membongkar sidikat gembong narkoba Ivan Cs, kita minta Kepolisian, Jaksa dan Hakim dapat memberikan hukuman yang berat, Dengan alasan Ivan Cs sudah meracuni dan bahkan membunuh masyarakat dengan perlahan menggunakan barang haram narkoba”, tegas Hatta Munir

“Selain itu, kita juga berharap kepolisian dapat mengkorek barang bukti (BB) milik Ivan cs kuat dugaan BB narkoba masih ada di simpan, karena informasi masyarakat BB yang ketangkap itu hanya sebagaian kecil saja,”pungkas Hatta Munir.

Sebagaimana di beritakan sebelumnya, Tepatnya pada hari Jumat (4/1/2019) sekitar pukul 15.30 wib Tim Sat Res Narkoba Polres Inhu menangkap lima orang yang diduga gembong narkoba.

Ke lima pelaku itu adalah, RH alias RD bin (alm) ML, 26 juni 1988, swasta, Desa Sidomulyo kec. Lirik. LH alias LG bin RD, 26 Desember 1987, tani, Desa Sidomulyo kec. Lirik. IV alias IA bin AL, 4 MEI 1978, swasta, islam, air molek kec. Pasir penyu. RB alias AKbin (alm) AS dan SD alias AD bin ER.

” Barang Bukti (BB), 13 (tiga belas) bungkus yang diduga narkotika jenis shabu dengan berat 7 gram. 1 (Satu) unit HP NOKIA. 1 (Satu) buah bong, 1 (satu) buah mancis. 1 (satu) pak plastik pembungkus. 1 (satu) buah kaleng mentos. 1 (satu) buah pipet, 1 (satu) buah jarum dan Uang Rp.1.000.000 (satu juta rupiah). (Heri,Rz)




Tinggalkan Balasan