Tutupi Borok, PT SRK Mutasikan Dua Karyawan

SOROTKASUSNEWS.NET-Takut borok lain terbongkar pimpinan PT Sinar Reksa Kencana (SRK) dengan beribu alasan mutasikan dua karyawan, Mutasi yang di lakukan bukan karena prestasi karyawan yang gemilang, tapi diduga karena tuntutan keterlambatan gaji.

” Terkait surat keputusan mutasi yang di keluarkan oleh PT SRK, kita akan mengajukan keberatan dengan mutasi ini karena dinilai tidak sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku,” terang Dody Fernando SH MH selaku Kuasa hukum karyawan PT SRK, Selasa (8/1/2019).

Kalau dinilai karyawan melanggar atau melawan peraturan perusahan, Saya tegaskan hingga sampai hari ini pihak perusahan tidak pernah keluarkan tentang peraturan itu kepada karyawan maupun Dinas Tenaga Kerja dan Transmigasi Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Provinsi Riau.

Terkait mutasi sepihak ini dalam waktu dekat kita akan melakukan upaya hukum dan seluruh karyawan akan melakukan mogok kerja, Karena saya yakin kedua karyawan yang di mutasi ini akibat memperjuangkan tuntutan keterlambatan gaji dan beberapa tuntutan lainnya yang saat ini sedang dalam proses.

“Menurut saya, Mutasi yang di lakukan PT SRK terhadap kedua karyawan, PT SRK dinilai melakukan pembungkaman terhadap publik agar borok lainnya di PT SRK tidak terbongkar. Dan ini bentuk intimidasi yang dilakukan oleh pihak perusahan terhadap karyawan”, tutur Dody

“Dan perlu di ingat juga bahwa karyawan yang di mutasikan itu adalah putra daerah peranap, artinya PT SRK mau menindas masyarakat Peranap”, tegas Dody

“Dampak dari mutasi ini kemungkinan besar nantinya bukan hanya karyawan PT SRK saja yang akan melakukan aksi, tapi bisa masyarakat peranap akan melakukan aksi ke PT RSK. kita lihat saja nanti kalau PT SRK tetap pada pendirian dengan tetap mutasikan dua orang karyawan tersebut”,pungkas Dody.

” Benar, kami berdua di mutasikan, dan mutasi ini bukan karena prestasi yang gemilang, tapi karena buntut dari perjuangan dalam penuntutan keterlambatan pembayaran gaji, denda keterlambatan gaji, hak-hak karyawan lainnya di PT SRK”,ujar Sepmasnadianto

“Surat keputusan mutasi No: 001/SRK/Riau/VP-HRGA/1/2019 di tujuhakan kepada kami berdua, Sepmasnadianto dan Meri Nasriman di mutasikan ke Selawesi Selatan,” terang Sepmasnadianto.

Menurut penilaian saya mutasi ini bukan karena dalam rangka pengembangan sumber daya manusia di lingkungan perusahan sebagaimana isi dalam surat mutasi, tapi karena kami mewakili karyawan dalam permasalahan penuntutan keterlambatan gaji dan permasalahan lainnya.

” Hingga berita ini di muat Manager PT SRK, Baharudin Gurning saat di konfirmasi melalui via seluler mau pun Wa dengan nomor : 081370420xxx tidak ada berikan jawaban,”(Heri,Rz)




Tinggalkan Balasan