Dikonfirmasi Terkait Keluarkan Siswa, Kepsek SMAN I Pasir Penyu Ngaku Penjaga Sekolah.

SOROTKASUSNEWS.NET-Diduga gara-gara berkelahi 4 siswa SMAN 1 Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Provinsi Riau di keluarkan oleh Kepala Sekolah (Kepsek). Hal ini mendapat protes dari berbagai pihak.

” Kepsek keluarkan siswa melanggar Undang Undang Perlindungan Anak serta Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 18 Tahun 2015.

“Kepsek melanggar hak pendidikan peserta didik karena mengeluarkan siswa tanpa disertai teguran lisan dan tulisan,” ujar pratisi hukum yang juga pengecara, Han Aulia Nasution SH MH.

Pada Permendikbud, ujarnya, prosedur hukuman untuk siswa sudah diatur. Mulai dari lisan, tulisan, dan tindakan edukatif. Tapi, sekolah tak perlu mengeluarkan siswa.

Dalam kasus tersebut, lanjut Han Aulia Nasutioan SH MH, pihak sekolah cenderung mengintimidasi. Pihak sekolah memindahkan siswa ke sekolah lain diduga tanpa persetujuan orang tua.

Kepala sekolah harus mencabut keputusan itu, Sekolah harus mengembalikan kehormatan Siswa. Apalagi, siswa akan melaksanakan ujian Sekolah dan Nasional.

Selain itu, Han Aulia Nasutioan SH MH, Juga menganjurkan agar orang tua murid mengajukan gugatan ke Pengadilan agar kepala sekolah mau pun masjelis guru tahu tentang aturan dan Undang-undang.”singkatnya.

” Dari data yang berhasil di rangkum Sorotkasusnews.net. Kelas 12, IPA sebanyak 2 orang dan kelas 11 sebanyak 2 orang yang sudah di keluarkan.

Sementara itu, Kepsek SMAN 1 Pasir Penyu,Desman saat di konfirmasi melalui selulernya dengan Nomor : 0853XXXXXX mengatakan bahwa Untuk itu bukan ke saya konfirmasinya, saya hanya penjaga sekolah.

Kemudian Kepsek menanyakan kepada awak media ini
” Bapak orang Batak ya. Kemudian di jawab oleh awak media bukan”, ujar Kepsek ini

“Mengapa Bapak yang sibuk pula, mau wartawan mau apa,kenapa pula Bapak sibuk dengan perihal ini”, ujar kepsek melalui Handphone nya.(Heri.Rz)




Tinggalkan Balasan