Kebijakan Kepsek SMAN 1 Pasir Penyu Keluarkan 4 Siswa Menuai Protes Dari Masyarakat

SOROTKASUSNEWS.NET-Kejamnya peraturan yang di terapkan terhadap 4 siswa yang dikeluarkan oleh pihak sekolah SMAN 1 Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Provinsi Riau mendapat protes dari berbagai elemen masyarakat.

“Peraturan yang di keluarkan tanpa pertimbangan masa depan siswa itu sama dengan peraturan penjara atau masa penjajah. Untuk itu kita berharap dinas pendidikan Provinsi Riau dan Mentri Pendidikan dapat memberikan teguran keras dan bila perlu ganti kepsek dan guru-guru sebelum SMAN 1 Pasir Penyu benar-benar jadi penjara.” kata Ketua LSM MPR Ber-Nas Inhu, Hatta Munir, Minggu (13/1/2019)

Kejamnya peraturan di SMAN 1 Pasir Penyu itu di buktikan dengan pihak sekolah keluarkan sebanyak 4 siswa dalam satu minggu, Siswa Kelas 12, IPA sebanyak 2 orang dan siswa kelas 11 sebanyak 2 orang, Hal ini membuktikan kalau sekolah SMAN 1 Pasir Penyu seperti penjara di jaman belum merdeka (penjajahan,red).

“Sambung Hatta Munir, Emang nya datuk dan nenek moyang mereka yang punya sekolah, seenaknya saja mengeluarkan atau membehentikan anak didik, sia-sialah ratusan juta uang rakyat melalui pajak untuk membangun dunia pendidikan”,ujar Hatta Munir

“Kalau lah pihak sekolah yang bermentalkan tempe, Alamatlah masa depan anak-anak didik yang dikeluar kan dari sekolah menjadi rusak”, tambah Hatta Munir

“Jangan-jangan sekolah dipimpin orang yang tidak berkwalitas, kepsek dan guru yang tidak mampu mendidik anak didik lebih baik di keluarkan sebelum nama sekolah semakin buruk dengan pimpinan dan guru yang tidak mampu untuk menyelesaikan permasalahan dalam sekolah,”pungkas Hatta Munir.(Heri)




Tinggalkan Balasan