Penampungan BBM Ilegal Masih Bebas di Lirik-Inhu, Ada Apa …?

SOROTKASUSNEWS.NET-Sekali pun sudah berulang kali diberitakan di media online mau pun media cetak namun penampungan Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal dari kencing truk mobil tangki pertamina masih bebas buka di Kecamatan Lirik Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Provinsi Riau.

Dengan masih bebas buka penampungan BBM ilegal hal ini menjadi pertanyaan berbagai kalangan masyarakat.

” Jujur kita selaku masyarakat merasa curiga, ada apa sebenarnya dengan polisi di Inhu kenapa tidak bertindak untuk menutup dan menangkap pelaku mafia BBM ilegal yang berada di sepanjang jalan Lintas Timur Kecamatan Lirik Kabupaten Inhu”,ujar Yohanes

“Kalau mereka dibilang tidak tahu aktifitas kegiatan BBM ilegal, Itu hal yang sangat mustahil, ” papar Yohanes salah seorang tokoh masyarakat Lirik. Selasa (29/1/2019).

Menurut Yohanes, Kegiatan penampungan BBM ilegal di Kecamatan Lirik ini sudah sangat merugikan negara dan juga masyarakat, Contoh kecil kerugian negara, usaha mereka tidak milik izin dan artinya mereka tidak membayar pajak, itu salah satu contoh, Belum lagi kerugian negara yang lain akibat dampak dari penampungan BBM ilegal tersebut.

“Sementara kerugian yang masyarakat tanggung, masyarakat semakin sulit untuk mencari BBM bersubsidi di SPBU. Apa lagi saat ini informasinya SPBU di batasi dalam pembilan BBM jenis bensin.”pungkasnya.

Sementara itu di tempat terpisah, salah satu warga Lirik, Andre menuturkan bahwa ia berpikir positif saja, mungkin Polisi di Inhu sedang sibuk menghadapi pemilu.

” Semoga setelah habis masa pemilu ini polisi mengambil tindakan tegas terhadap mafia BBM di Kecamatan Lirik.”terang Andre sambil tertawa kecil.

“Jujur saja kita sebagai masyarakat cukup heran dan salut dengan mafia BBM ini, mereka tergolong kebal hukum, Buktinya sekali pun sudah berulang kali di beritakan di media namun tidak ada pihak dari kepolisian atau Pertamina nya sendiri untuk melakukan tindakan, atau apakah usaha ini sudah boleh di legalkan. Jika ya , kami juga mau buka usaha ini “, ungkap Andre

Dengan adanya pembiaran ini, sudah jelas masyarakat berpraduga buruk terhadap institusi penegak hukum mau pun Pertamina.

“Ini jelas ada main, kalau tidak ada main manalah mungkin mafia-mafia itu berani buka penampungan ilegal dengan bebas seperti itu, Dan kita juga curiga jangan-jangan penampungan BBM ilegal itu milik oknum anggota penegak hukum,”singkatnya.

Sementara itu Kapolres Inhu, AKBP Dasmin Ginting saat dikonfirmasi selulernya dengan nomor 08132421 xxxx tidak terhubung, Sedangkan Kabid Humas Polda Riau AKBP Sunarto saat dikonfirmasi melalui WA dengan nomor 08229291 xxxx hingga berita ini dimuat belum memberikan jawaban.(Heri,Rz)




Tinggalkan Balasan