Hadapi Pemilu 2019 , Dandim 0314/Inhil Tekankan Pada Prajurit, Netralitas TNI Adalah Harga Mati

SOROTKASUSNEWS.NET-Menghadapi Pemilu tanggal 17 April 2019 mendatang, dihadapkan dengan berbagai tantangan dalam melaksanakan tugas pengamanan, dimana setiap personil TNI dituntut mengedepankan netralitas untuk tidak ikut berpolitik praktis.

Untuk itu, Komando Distrik Militer (Kodim) 0314/Inhil gelar Sosialisasi Netralitas TNI bagi prajurit Kodim dalam pelaksanaan Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) Tahun 2019 yang dilaksanakan di Aula Grabhakti Makodim 0314/Inhil,Kamis (31/01/19).

Sebelum diberikan arahan oleh Komandan Kodim (Dandim) 0314/Inhil Letkol Inf Andrian Siregar, S.I.P. terlebih dahulu para Prajurit diberikan materi oleh Pasiter Kodim 0314/Inhil, Kapten Inf Iwan Andoko.

Dalam kesempatan itu Pasi Ter menjelaskan aturan sejumlah pasal undang-undang internal TNI, bahwa prajurit dilarang terlibat dalam kegiatan politik praktis, karena tugas TNI untuk pertahanan dan keamanan.

“Intinya Netralitas TNI dalam pemilu adalah harga mati, maka penegasan ini berlaku bagi seluruh anggota TNI, tidak ada satupun anggota TNI ikut terlibat politik praktis atau mendukung salah satu calon dalam pemilu mendatang, hal ini merupakan penegasan serta penekanan ulang untuk mengedepankan netralitas,”ujarnya.

Lebih lanjut, Pasi Ter menuturkan, TNI dalam menjalankan tugas pengamanan harus bersikap netral dalam kehidupan politik dan tidak melibatkan diri pada kegiatan politik praktis, adapun bagi prajurit yang ikut dalam pemilu harus membuat peryataan mengundurkan diri dari TNI.

“Adapun gejolak terjadi dalam pelaksanaan pengamanan, prajurit TNI harus cerdas menyikapi terhadap perkembangan lingkungan strategis seperti upaya adu domba, provokasi, dan memetakan wilayah-wilayah yang dianggap rawan terjadi konflik,” tutunya.

Ia juga menegaskan, seluruh TNI harus mematuhi aturan hukum serta hindari pelanggaran sekecil apapun yang dapat menurunkan citra TNI dan memegang teguh komitmen netralitas dalam pemilu.

Sementara itu dalam arahannya, Dandim 0314/Inhil, Letkol Inf Andrian Siregar, S.I.P, dalam arahannya sangat menekankan kepada seluruh personelnya untuk tetap menjaga Netralitas TNI.

Dandim juga meminta setiap prajurit untuk memahami segala macam bentuk konspirasi yang mungkin timbul karena Pemilu 2019 ini.

“Petakan wilayah yang rawan terjadi konflik dan amankan Institusi agar tidak terseret dalam politik praktis”,ujar Dandim

Tidak hanya itu, Dandim 0314/Inhil juga berpesan kepada Ibu-ibu Persit yang memiliki hak pilih agar dapat untuk memilih sesuai dengan keingin hatinya dalam Pemiliu 2019 mendatang dan tidak membawa-bawa persoalan ini kedalam lingkungan Institusi TNI dan jangan Golput dalam Pileg maupun Pilpres Tahun 2019 ini.

“Ibu-ibu adalah istri dari Prajurit TNI AD yang secara individu maupun Institusi telah berkomitmen untuk bersikap netral dalam politik dan tidak terlibat politik praktis, jadi gunakanlah hak pilih dengan baik serta tidak membawa-bawa hal itu kelingkungan TNI,” tegas Dandim 0314/Inhil.(Mudrikah)




Tinggalkan Balasan