Diduga Ada Yang Coba-Coba Jadi Makelar Kasus Dalam Kasus Bandar Narkoba ” Ivan Adong Cs”

SOROTKASUSNEWS.NET-Setelah melalui beberapa tahap proses kasus lima tersangka Bandar narkoba Ivan Adong Cs warga asal Air Molek Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Inhu, Riau masuk tahap 2 atau P21 ( Pemberitahuan Hasil Penyidikan Sudah Lengkap) sudah dilimpahkan di Kejaksaan Negeri Rengat,Rabu (06/02/19).

Namun sayang dalam kasus ini diduga ada yang mau coba-coba menjadi makelar.

“Dalam proses hukun Kasus Bandar narkoba Ivan Adong Cs ada “oknum” yang berupaya untuk mendekati Jaksa dan Hakim untuk berupaya hukuman mereka ringan dan mengarahkan kasusnya ke pasal 127″, terang sumber yang dapat di percaya ini kepada Sorotkasusnews.net (Sumber penelpon tersebut enggan namanya di publikasikan) melalui selulernya,Sabtu (9/2/2019) pagi sekitar pukul 08.00 wib.

“Kita minta, Media mau pun LSM dapat terus mengawal kasus Ivan Adong cs hingga putusan sidang, Karena tidak lagi rahasia adanya upaya pendekatan kepihak Kejaksaan mau pun ke Hakim untuk meringankan hukuman kelima tersangka tersebut”, ungkap sumber penelpon tersebut

Bahkan menurut sumber tersebut, Ada yang coba-coba mau menjadi makelar kasus Ivan Adong Cs.

“Ada salah satu oknum di duga berinisial”AP”yang sudah coba-coba mendekati pihak penegak hukum, atau bisa di sebut sebagai Makelar Kasus”,singkatnya.

Sebagamana diberitakan sebelumnya, Kapolres Inhu AKBP, Dasmin Ginting, melalui Paur Humas Polres Inhu, Aipda Misran, saat di konfirmasi membenarkan penangkapan tersebut.

“Benar, kemarin Sat Res Narkoba berhasil menangkap, Ivan Adong dan 4 rekan lainnya”, ujar Aipda Misran

Ke lima pelaku itu adalah, RH alias RD bin (alm) ML, 26 juni 1988, swasta, Desa Sidomulyo kec. Lirik. LH alias LG bin RD, 26 Desember 1987, tani, Desa Sidomulyo kec. Lirik. IV alias IA bin AL, 4 MEI 1978, swasta, islam, air molek kec. Pasir penyu. RB alias AKbin (alm) AS dan SD alias AD bin ER.

” Barang Bukti (BB), 13 (tiga belas) bungkus yang diduga narkotika jenis shabu dengan berat 7 gram. 1 (Satu) unit HP NOKIA. 1 (Satu) buah bong, 1 (satu) buah mancis. 1 (satu) pak plastik pembungkus. 1 (satu) buah kaleng mentos. 1 (satu) buah pipet, 1 (satu) buah jarum dan Uang Rp.1.000.000 (satu juta rupiah),” terangnya.(Iin)




Tinggalkan Balasan