Warga Minta Hakim PN Jeli Dalam Perkara Lima Bandar Narkoba, Ivan Adong cs

SOROTKASUSNEWS.NET-Untuk memberantas peredaran narkoba dan isue miring tentang makelar kasus (Makrus,red) dalam perkara lima bandar narkoba Ivan Adong cs,warga meminta Hakim harus jeli dalam memutuskan perkara narkotika tersebut. Sebagaiman yang disampaikan oleh ketua Laskar Macan Asia (LMA) Kabupaten Indragiri (Inhu) ,Riau

” Kita berharap selama proses persidangan terhadap terdakwa lima bandar narkoba Ivan Adong cs, Hakim harus jeli memperiksa berkas-berkas dan berikan pertanyaan kepada JPU, PH mau pun terdakwa”,kata ketua LMA Inhu Hatta Munir.

“Jujur saja dalam perkara ini ,masyarakat heran dan bertanya-tanya, Pasalnya, perkaranya Ivan Adong diduga hanya satu yang disangkakan, kepada Ivan Adong”, ujar Hatta Munir

“Harusnya ada dua perkara yang dapat disangkakan kepada Ivan Adong, Pertama kepemilikan narkoba dan kedua sebagai pengedar”,ungkap Hatta Munir

Sambung Hatta Munir, Sama-sama kita ketahui,siapa yang tidak kenal Ivan Adong.Ivan Adong adalah kaki tangan bandar narkoba Alex bisa dikatakan sebagai tangan kanan Alex yang di putus hukum seumur hidup oleh PN Rengat.

“Kalau JPU dan Hakimnya sama kan jelas Di BAP Alex jelas tertulis Ivan Adong adalah tangan kanan Alex yang membantu suplay barang haram tersebut”, tegas Hatta Munir

“Dan sejak Alex ketangkap, peredaran narkoba di Kecamatan Pasir Penyu dan beberapa kecamatan lainnya diduga Ivan Adong yang meneruskan bisnis barang haram tersebut dan semua orang tahu. Kan ini jadi bahan tertawaan masyarakat jika Hakim salah putus perkara . Sudah jelas masyarakat akan beranggapan ada apa-apanya”, ungkap Hatta Munir

“Ketangkapnya Ivan Adong dengan BB kecil mungkin lagi keberuntungan nasib nya, Tapi pada kenyataannya Ivan Adong adalah bandar naroba di Kecamatan Pasir Penyu.”sebut Hatta Munir.

Mengingat dan menimbang demi untuk berantas peredaran narkoba di Kabupaten Inhu, Kita minta Hakim dapat memberikan hukuman berat terhadap siapa pun pelaku narkoba. Mau itu BB kecil atau pun BB besar.Dalam pidana Narkoba tidak mengenal jumlah besar kecil.

Karena narkoba ini sangat-sangat merusak generasi muda dan tingginya perbuatan kriminal.

“Sekali lagi kami minta kepada Hakim untuk lebih jeli dan netral dalam menangani perkara Narkotika atau narkoba”pungkas Hatta Munir. (Heri)




Tinggalkan Balasan