Hatta Munir :  PEKAT Dan LMA Inhu Kawal Proses Hukum Bandar Narkoba Inhu Ivan Adonk Di PN Rengat

SOROTKASUSNEWS.NET-Menyikapi proses hukum kelima terdakwa bandar narkoba Ivan Adong dengan adanya informasi atau isu agar hukuman bisa ringan mendapatkan sorotan dari berbagai elemen masyarakat dan ormas yang ada di Provinsi Riau khsusnya di Kabupaten, Indragiri Hulu (Inhu).

” Sesuai jadwal pada hari Rabu besok tanggal 27 Feb 2019 sidang kelima terdakwa bandar narkoba Ivan Adong akan di lanjutkan dengan agenda sidang tuntutan yang di gelar di Ruang Cakra Pengadilan Negeri (PN) Rengat dengan sidang terbuka untuk umum,” ungkap tokoh Pekat Inhu, Hatta Munir.

“Sesuai fakta persidangan sebelumnya dalam agenda sidang saksi pemberian saksi pada hari Kamis 21 Feb 2019, Yang di pimpin oleh Hakim Ali Sobirin SH MH. Dalam persidangan Ivan Adong mengakui bahwa barang bukti (BB) narkoba yang ada pada terdakwa Rudi dan Lingga sudah bisa sebagai dasar Jaksa Penuntut Umum (JPU) mau pun Hakim menyangkakan Ivan Adong adalah Bandar dan Pengedar narkoba sebagaimana informasi dan isu di luar”, ungkap Hatta Munir, ketua Laskar Macan Asia Inhu.

“Ivan Adong adalah salah satu orang kepercayaan bandar narkoba Alex yang di jatuhi hukuman seumur hidup oleh PN Rengat. Dan bahkan di BAP Alex terdapat nama Ivan Adong”,sebut Hatta Munir.

Sambung Hatta Munir, Saat ini Kejaksan dan PN Rengat sedang dapat ujian atau tantangan berani tidak menyangkakan Ivan Adong dengan pasal 114, 112 sebagai bandar dan pengedar narkoba dengan hukuman 10 tahun atau bisa lebih.

Disenggol adanya isue pihak keluarga atau menggunakan tangan orang lain untuk coba-coba mendekati JPU mau pun Hakim memohon agar hukuman ringan.

“Hal seperti ini yang harus kita kawal,” jawab Hatta Munir.

Dijelaskan Hatta Munir, Kita patut curiga adanya upaya pihak keluarga maupun pihak lain memohon meringankan hukuman Ivan Adong, Pasalnya, dari awal proses hukum kelima terdakwa ini banyak kejanggalan.

“Pertama kita lihat dari pelimpahan tahap 2 atau P21 (Pemberitahuan hasil penyelidikan sudah lengkap) hanya makan waktu lebih kurang 34 hari itu pun terhitung dengan tanggal merah. Sementara perkara kasus narkoba yang lain bisa 3/4 bulan baru pelimpahan, ada apa ini,”tanya Hatta Munir sambil senyum-senyum kecil.

Kedua, Keterangan BB di persidangan tidak sama dengan keterang BB dari Polres Inhu.

“Ini ada apa lagi….., Apa ini yang disebut orang-orang ada udang di balik bergedel, pura-pura nggak tahu,” kata Hatta Munit.

Sebagaimana di ketahui sidang kelima terdakwa bandar narkoba Ivan Adong cs langsung di pimpin oleh Wakil Ketua PN Rengat, Ali Sobirin SH MH dan Anggota Maharani Debora Manullang SH MH, Immanuel MP Sirait SH MH, Petra Jeanny Siahaan SH MH dan Jaksa Penutut Umum (JPU) Rey Naldo SH dan Penasehat Hukum Yeni Darwis SH, Hafizon Rahmadan SH dan Sandi Baiwa SH .(Heri)




Tinggalkan Balasan