LSM TOPAN RI Minta Inspektorat Periksa Oknum Guru Nova Rismawati Yang Suruh Murid Pungut Sampah Gunakan Mulut

SOROTKASUSNEWS.NET-Terkait viral oknum guru Nova Rismawati guru Sekolah Dasar (SD) Negeri 005 Sungai Sagu Lirik suruh murid pungut sampah gunakan mulut hingga kini Inspektorat selaku pengawas belum ada terima undangan rapat dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Riau.

” Sampai hari ini Rabu 27 Feb 2019 kita belum ada terima surat undangan dari Disdikbud Inhu untuk rapat menindaklanjuti oknum guru SDN 005 Sungai Sagu Lirik yang diduga menyuruh murid pungut sampah gunakan mulut, kita selaku pengawasan.”kata Boyke Sitinjak SE saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Rabu 27 Feb 2019.

Namun, sambung Boyke, Laporan secara lisan terkait oknum guru tersebut secara lisan sudah sampai kepada Bupati, Sekda dan juga kami.

“Untuk mengenai hukuman atau sanksi kita serahkan saja kepada OPD yang bersangkutan, Mengenai hukuman atau sanksi untuk oknum pasti ada, Apa lagi perihal ini sudah diketahui publik”,pungkasnya.

” Sebagaimana yang kita ketahui bersama-sama karena emosi melihat murid yang nakal, Oknum guru Nova Rismawati suruh murid laki-laki kelas IV pungut sampah dilingkungan sekolah gunakan mulut yang disaksikan oleh murid perempuan lainnya.

Tindakan oknum guru Nova Rismawati ini tidak saja mendapat kecaman dari wali murid, tapi dari berbagai elemen masyarakat dan ormas, lembaga juga mengecam bahwa tindakan oknum guru Nova Rismawati sudah tidak manusiai.

“Kata maaf atau damai tidak menghapuskan tindakan pidana dan perilaku oknum guru itu sudah melanggar undang-undang perlindungan anak, Untuk itu kita minta Inspektorat untuk melakukan pemeriksaan terhadap oknum guru, bukan hanya menunggu karena didalam perkasus ini Inspektorat memiliki peran penting sebagai pengawasan terhadap Pegawai Negeri Sipil (PNS),”terang Roni akvitis LSM TOPAN RI Provinsi Riau ( Versi TOPAN – Budiman- Munas Cilegon)

Perbuatan oknum guru Nova Rismawati bukan saja tidak manusiawi, tapi juga sudah melanggar UU tentang perlindungan anak dan dapat dijerat hukum.

“Atas perbuatan oknum guru Nova Rismawati harus mendapatkan sanksi, sekurang-kurangnya sangsi yang diterima, seperti penundaan pangkat, di mutasi kesekolah terpincil atau di non jobkn”,kata Roni.(Heri)




Tinggalkan Balasan