Ada Apa Dengan Penegak Hukum, Penampungan BBM Ilegal Di Kecamatan Lirik -Inhu Masih Menjamur

SOROTKASUSNEWS.NET-Akhir-akhir ini masyarakat sudah tidak lagi percaya dengan penegakan hukum, Pasalnya hingga kini satu pun penegak hukum mau itu dari kepolisian dan Kejaksaan tidak ada yang berani menindak tegas apa lagi menangkap mafia penampungan Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal di Kecamatan Lirik Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau. Hal ini di buktikan dengan masih menjamurnya penampungan BBM ilegal tersebut.

” Penegakan hukum di Inhu ini hanya untuk masyarakat kecil, kalau masyarakat yang berduit di Inhu ini hukum dapat di beli, Contoh mafia penampungan BBM ilegal satu pun penegak hukum di Riau khususnya Inhu hingga kini tidak ada yang berani menangkapnya, Ini salah satu bukti bahwa penegak an hukum masih pilih kasih,” ucap pratisi hukum yang juga pengacara, Han Aulia Nasution SH MH,Minggu (03/03/19).

Dari hasil investigasi dilapangan terdapat empat tempat penampungan BBM ilegal di Kecamatan Lirik, Keempat penampungan BBM ilegal itu diduga milik “oknum” dari intitusi kepolisian dan TNI”,sambung Han.

Dengan adanya pembiaran hal ini menjadi pertanyaan besar bagi masyarakat, ada permainan apa sebenarnya pihak Polsek mau pun Polres setempat dengan mafia BBM tersebut.

“Kita minta kepada Kapolda Riau dapat memberikan teguran keras terhadap bawahannya seperti Kapolres mau pun Kapolsek,ada apa mereka membiarkan penampungan BBM ilegal hingga menjamur. Dan penampung BBM illegal ini sudah jelas melanggar undang-undang tentang Migas”,tegas Han Aulia Nasution SH MH.

Hingga berita ini dimuat, Kapolres Inhu mau pun Kapolsek Lirik belum dapat dimintai keterangan secara rinci ada apa dengan beliau diduga dengan sengaja membiarkan penampungan BBM ilegal dibiarkan tanpa ada tindakan hukum sama sekali.(Heri)




Tinggalkan Balasan