Kadin Kota Pekanbaru Lakukan Audiensi Dengan Walikota Pekanbaru

SOROTKASUSNEWS.NET-Kadin kota dalam waktu dekat ini, dua bulan ke depan akan melakukan kerjasama hubungan kerjasama dengan kadin Malaka. Untuk persiapan tersebut Kadin Kota Pekanbaru melakukan audiensi dengan Walikota Pekanbaru, Firdaus MT. Dalam audiensi tersebut tampak pihak pemko yang hadir adalah Walikota,Asisten 2 ,Kadis PUPN dan Kabag kerjasama.

Dijelaskan oleh Ketua Kadin Pekanbaru, Yuyun Hidaya ST,M.Sc bahwa tujuan audiensi ini tidak lain adalah untuk
Memberitahukan Rencana RAPIMKO Kadin Kota Pekanbaru dan Sinergi antara Pemerintah Kota Pekanbaru dengan Kadin Kota Pekanbaru sebagai mitra pemenuhan bidang usaha sesuai dengan amanat UUD 1945 dalam merundingkan rencana statis kedepan apa yang bisa kita lakukan dan apa yang bisa kita bantu dalam pembangunan kota sehingga tercipta ekonomi kreatif.

Dalam audiensi tersebut , Walikota Pekanbaru menyampaikan bahwa Pekanbaru adalah Kota Entrepreneur. Kota Pekanbaru memiliki 3 sektor unggulannya yaitu : Jasa, Perdagangan dan Industri.
Industri ada 2 : Industri Olahan dan Industri Pariwisata
Pemerintah Pusat secara nasional sudah menyadari bahwa sudah tidak bisa lagi memanfaatkan sumber daya alam untuk dijadikan pondasi ekonomi dalam membangun kekuatan ekonomi bangsa.

“Primadona baru yang bisa diandalkan adalah Industri Pariwisata. Industri Pariwisata adalah induk dari Ekonomi Kreatif.
Industri Pariwisata dibagi menjadi dua kategori besar yaitu : Maise atau Destinasi dan Pekanbaru posisinya adalah Maise karena pekanbaru tidak punya sumber daya alam dan budaya yang bisa kita jual untuk menarik wisatawan. Oleh sebab itu yang bisa diharapkan agar tamu bisa datang ke Pekanbaru adalah menyiapkan tempat untuk mereka melakukan kegiatan bisnis. Baik meeting, kunjungan insentif, konferensi maupun exsibisi. Masing-masing harus ambil bagian baik pemerintah maupun dunia usaha. Di era kemajuan globalisasi dan teknologi ini dibutuhkan team. Dalam hal ini Kadin dan Pemerintah Kota mestilah menjadi mitra saling berdampingan dalam membangun dunia usaha”, ujar Walikota

” Untuk Pariwisata kita bisa menciptakan event baik Lokal, Regional, Nasional dan bahkan Internasional untuk menarik tamu datang. Dan ketika tamu datang kita harus siap untuk menjadi Pelayan tamu-tamu yang datang. Maka infrastruktur mesti ada , pekanbaru sekarang ini sudah menyiapkan infrastruktur untuk Maise/Pariwisata, Hotel, ruang konferensi, exsibishi, retail, rumah sakit, kuliner , itu semua adalah infrastruktur untuk maise/pariwisata”, tambah Walikota.

Disamping juga infrastruktur dasar seperti jalan, air bersih, listrik. Jalan mewakili transportasi baik jalan udara dan jalan darat.
Kadin sebagai mitra pemerintah sangat diharapkan perannya untuk ambil bagian dimana pengusaha-pengusaha di kadin dapat menjadi pelaku dalam industri pariwisata ini.
Pekanbaru sudah Mou dengan Pemerintah Tiongkok

“Kawasan Industri Tenayan dikelola oleh Perusahaan Daerah yang sudah melakukan MOU dengan BUMN Tiongkok dan Para Pengusaha Swasta Tiongkok mewakili negara Tiongkok dan Kota Cintau. 226 Hektar lahan inti yang akan dikembangkan nnti untuk Kawasan Industri Tenayan. Tahun ini diharapkan sudah bisa menerima perusahaan-perusahaan yang sudah berminat untuk masuk dan mendaftar di kawasan industri tenayan ini”, jelas Firdaus

“Malaysia sudah punya 350 lebih indutri turunan dari sawit, sedangkan indonesia belum lebih dari 100. Oleh karena itu kita harus bangun kawasan industri ini agar bisa menyerap banyak tenaga kerja dan bisa mengendalikan harga komoditi-komoditi yang ada di riau ini”, jelas Firdaus

“Sesuai dengan intruksi presiden bahwa setiap kota harus memiliki satu kawasan industri strategis berbasis bahan baku apa yang ada di sekitar. Peluang inilah yang haarus ditangkap oleh setiap pengusaha lokal untuk berperan aktif dalam membangun ekonomi kota pekanbaru ini”, jelas Firdaus

Walikota sangat berharap kadin kota pekanbaru bisa menjadi rumah besar bagi pengusaha-pengusaha dikota pekanbaru sesuai dengan peran kadin yang sudah diatur oleh UUD 1945.

“Kadin kota Pekanbaru jangan didahului oleh kadin-kadin yang lain untuk berperan membangun ekonomi pekanbaru”, ujar Walikota

Sementara itu dari pihak Kadin Pekanbaru dari wakil ketua Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif,Osvian Putra memberikan masukan kepada Pemko perihal :
-Larangan parkir untuk bus pariwisata di sepanjang jalan sudirman, sangat menyulitkan pelaku bisnis pariwisata karena fasilitas utama sebagian besar berada di jalan Sudirman, seperti hotel, gerai oleh-oleh, souvenir shop, restoran. Kalau dapat aturan tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan industri pariwisata.
-Banyak lokasi pariwisata seperti hotel dan restoran yang gerbang nya susah dimasuki oleh bus pariwisata serta kabel listrik dan telpon yang menggangu masuk nya bus pariwisata ke lokasi tersebut.
-Diharapkan kota pekanbaru bisa menjadi kota yang ramah bagi pelaku pariwisata seperti memberi insentif untuk sopir bis yang membawa wisatawan ke tempat pariwisata.
-Pekanbaru diharapkan punya event nasional ikonik yang rutin yang dapat mengundang banyak tamu dari luar Pekanbaru.
-Diharapkan ada koordinator informasi yang mengatur tanggal even yang akan diadakan di Pekanbaru sehingga memudahkan para pengusaha atau pun organisasi yang menbuat tanggal acara sehingga tidak bentrok dengan acara lain. Diatur dengan teknologi IT dalam bentuk aplikasi.

Sementara itu Masukan dari Wakil Ketua Bidang Koperasi, UKM dan Kewirausahaan,
Desy wahyuni sangat Mengharapkan sekali kadin kota Pekanbaru dapat menjadi payung bagi seluruh UKM di Pekanbaru sehingga dapat berjalan sinergi.

Di tempat yang sama Ketua Kadin kota pekanbaru,Yuyun Hidayat. ST. MSc menyampaikan perlunya pemerintah untuk mengklasifikasikan pajak untuk UKM. Dari UKM yang beromset besar, menengah dan kecil sehingga tidak memberatkan UKM.

Ketua Kadin kota pekanbaru juga menawarkan agar kadin Pekanbaru dapat dilibatkan dalam membuat regulasi untuk UKM yang akan membuat suatu usaha. Dalam Menunjang pertumbuhan UKM dan dunia pariwisata.

Ketua Kadin kota Pekanbaru ingin membuat manfaat bagi para UKM yang bergabung di kadin kota Pekanbaru tentunya dengan mendiskusikannya dengan pemerintah kota agar dapat menghasilkan manfaat yang juga sejalan dengan keinginan pemerintah kota yang ingin memperkuat pertumbuhan perekonomian yang madani di kota pekanbaru ini.

Karena 80 persen perekonomian di indonesia ini di topang oleh UKM. Kadin sangat ingin bisa menjadi mitra bagi pemerintah dalam menunjang perdagangan, pariwisata, industri dan lainnya.

Di akhir audiensi,Wakil ketua bidang Perdagangan, Industri dan Logistik
Dr. Fachrial SP, SE, ME CRBD juga menyampaikan Terkait upah bongkar muat untuk pengusaha dan buruh. Agar dapat diatur regulasi yang jelas. Agar tidak ada yang mengambil kesempatan baik kepada pengusaha maupun kepada buruh.
(Liza/Nopra)




Tinggalkan Balasan