Kangkangi UU Migas,Mafia Penyaluran Mitan Oplosan Di Pasir Penyu Merajarela.

SOROTKASUSNEWS.NET-Penyaluran Minyak Tanah (Mitan,red) oplosan non prosedural yang berasal dari Provinsi Jambi dan Palembang yang beredar bebas di Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu),Riau, yang dinilai kangkangi Undang-undang Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi (Migas). Kapolres Indragiri Hulu (Inhu) diminta tangkap mafia Mitan.

” Beredarnya bebas Mitan hal ini jelas sudah kangkangi UU tentang Migas, selain itu juga sudah merugikan negara dan juga membahayakan lingkungan, Untuk itu di minta Kapolres Inhu AKBP Dasmin Ginting dan jajarannya untuk dapat segera menangkap mafia Mitan.

“Peredaran Mitan oplosan non prosedural tersebut tidak disertai dengan izin edar dari Pertamina serta tidak memiliki izin pangkalan dari dinas terkait sudah berlangsung satu tahun. Maka dari itu, diminta Kapolres Inhu bersama dinas terkait agar segera menindak sesuai aturan yang berlaku”, sebut pratisi hukum yang juga pengacara, Ariyon SH.

Sambung, Ariyon SH, Sesuai UU Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi (Migas,red), Setiap kegiatan usaha penyaluran atau penampungan jenis minyak apa pun harus memiliki izin badan usaha dari Pertamina dan dinas terkait seperti dari Disperindagpas.

Sementara itu dari laporan masyarakat bahwa penyaluran Mitan di Kecamatan Pasir Penyu diduga kuat tidak miliki izin mau itu dari Pertamina apa lagi dari dinas terkait.

“Untuk itu kita minta Kapolres Inhu dan jajarannya untuk dapat segera menangkap mafia Mitan yang ada di Kecamatan Pasir Penyu tersebut,”papar Ariyon SH.

“Tidak ada alasan bagi pihak Polres Inhu untuk tidak menangkap mafia Mitan, Karena, pelanggarannya sudah jelas dalam UU tentang Migas sebagamana di sebutkan tadi, Bahwa setiap penyaluran atau pun penampungan harus miliki izin dari Pertamina dan dinas terkait.”singkatnya.

Tepatnya sekitar pukul 18.47 wib diduga salah seorang penyaluran Mitan menelpon dengan mengatakan,

” Kapan kita bisa jumpa, kalau boleh saya tahu itu siapa yang bernama Ikbal yang buat staement di berita yang abang buat itu,”ujar penelpon ke awak media ini.(Heri)




Tinggalkan Balasan