Sudah Di akui, Tapi Mafia Penyaluran Minyak Tanah Ilegal Di Pasir Penyu Tetap Aman

SOROTKASUSNEWS.NET-Sekali pun sudah mengakui bahwa penyaluran Minyak Tanah (Mitan) dari provinsi Jambi dan Palembang itu tidak milik izin dari pertamina dan dinas terkait lainnya, Namun mafia penyaluran Mitan di Kecamatan Pasir Penyu belum ditangkap oleh pihak berwajib, Artinya mafia penyaluran Mitan ilegal tersebut kebal hukum.”terang pratisi hukum yang juga pengacara, Ariyon SH.

Padahal jelas dalam Undang-undang tentang Migas, Barang siapa saja yang menyalurkan, menyediakan dan mengangkut jenis minyak harus miliki izin dari Pertamina dan dinas terkait, Dan barang siapa yang menyalurkan, menyediakan dan mengangkut tanpa milik izin dapat di penjara selama 3/5 tahun dengan denda 30 miliar.

Dijelaskan, Ariyon SH, Dalam pasal 43 PP No 36 Tahun 2004 tentang kegiatan usha hilir minyak dan gas bumi sebagaimana telah diubah PP No 30 Tahun 2009 tentang perubahan atas PP No 36 tahun 2014 tentantang kegiatan usaha hilir minyak dan bumi.

“Badan usaha yang akan melaksanakan kegiatan usaha niaga minyak bumi, Gas Bumi, Bahan Bakar Minyak, Bahan Bakar Gas, Bahan Bakar lain atau hasil olahan wajib memiliki izin niaga dari Mentri,” terangnya.

Dan dalam Pasal 1 angka 14 UU No 22 Tahun 2002 tentang minyak dan gas bumi (UU Migas), Setiap orang yang melakukan penyimpanan minyak tanpa memiliki izin usaha penyimpanan dapat dikenakan pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 53 huruf c UU Migas dengan pidana penjara 3 tahun dan denda 30 miliar.

Sedangkan untuk pengangkutan atau penyaluran sama halnya dengan penyimpanan, untuk melakukan penyaluran juga harus memiliki izin usaha pengangkutan atau penyaluran.

“Sementara itu, penyaluran Mitan di tiga lokasi di kecamatan Pasir Penyu tidak memiliki izin penyimpanan dan izin pengangkutan atau penyaluran, Untuk itu di minta Kapolres Inhu dan jajarannya dapat segera menangkap mafia penyaluran Mitan di Pasir Penyu yang kebal hukum”, jelas Ariyon

“Adanya kegiatan penyaluran Mitan ilegal ini kita akan pantau terus sampai dimana pihak Polres Inhu dalam menegakan hukum”, ungkap Ariyon

“Mengenai persoalan minyak-minyak ilegal yang menjamur di Inhu, Polres Inhu saat ini sedang mendapat ujian, mampu kah mengungkap dan berani tidak jajaran polres Inhu menangkap mafia-mafia minyak seperti Mitan mau pun BBM yang sudah menjamur cukup lama di wilkum Polres Inhu yang diduga di beking oleh oknum penegak hukum yang tidak bertanggungjawab,”kata Ariyon SH.(Heri)




Tinggalkan Balasan