Laskar Macan Asia:Penegakan Hukum Kasus Narkoba di Inhu Belum Maksimal

SOROTKASUSNEWS.NET-Organisasi Laskar Macan Asia (LMA) menyebutkan penanganan penegakan hukum dalam perkara kasus narkoba di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau masih kurang maksimal hal ini dibuktikan dengan tuntutan lima terdakwa bandar narkoba Ivan Adong cs, hari Rabu 6 Maret tahun 2019 kemarin.

Tuntutan lima terdakwa bandar narkoba Ivan Adong cs yang berasal dari Air Molek Kecamatan Pasir Penyu yang di tuntut 7 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) mendapat kritikan keras dari Laskar Macan Asia Inhu.

” Sangat disayangkan sekali tuntutan JPU terhadap lima terdakwa bandar narkoba, Ivan Adong cs, Tuntutan JPU sangat tidak sesuai dengan perbuatannya yang sudah merusak dan meracuni masyarakat banyak”, ujar Hatta Munir

“Seharusnya JPU menuntut lebih dari 7 tahun, karena dalam fakta persidangan Ivan Adong mengakui bahwa barang haram narkoba jenis shabu-shabu itu adalah miliknya”,kata Ketua LMA Inhu, Hatta Munir, Senin 11 Mar 2019 di Air Molek.

Inhu dari dulu dalam penanganan perkara kasus narkoba belum maksimal dan Undang-undang narkotika belum begitu di terapkan, Seharusnya bandar dan pengedar seperti Ivan Adong dikenakan dua pasal, Pasal 114 dan 112 namun buktinya Ivan Adong hanya di kenakan satu pasal yakni pasal 114 dengan tuntutan 7 tahun penjara dan seharusnya Ivan Adong di tuntut di atas 10 tahun.

Kurang maksimalnya penegakan hukum dalam perkara kasus narkoba banyak contoh, Seperti kasus narkoba dengan terdakwa B yang ketangkap di depan Puskesmas Pasir Penyu, hanya dengan BB shabu paket 200, B dihukum 7 tahun penjara.

“Masih banyak lagi perkara-perkara kasus narkoba lainnya yang BB kecil di hukum lebih tinggi,”terang Hatta Munir.

Dan lebih parahnya lagi, dua terdakwa lainnya yang merupakan mantan residivis dalam kasus yang sama yakni Rubianto alias Aking dan Suhaidianto alias Edi dituntut JPU hanya empat tahun penjara sesuai dengan pasal 127 undang-undang narkotika.

“Berdasarkan fakta di lapangan dan persidangan, Laskar Macan Asia dalam waktu dekat ini akan menyurati Asisten Pengawas (Aswas) untuk minta menindaklanjuti tuntutan terhadap lima terdakwa bandar narkoba Ivan Adong cs”,tegas Hatta Munir.(Heri)




Tinggalkan Balasan