Dibawa” Indehoy Ke Hotel ” Dua Tahanan Kejaksaan Inhu Kabur

SOROTKASUSNEWS.NET- Dibawa “Indehoy” ke hotel, dua orang tahanan titipan Pengadilan Negeri (PN) Rengat, Kabupaten Inhu, Riau inisial J dan inisial EK, kabur Kamis,tanggal 18 April 2019 pekan lalu.

Kedua orang tahanan perkara Narkotika itu kabur setelah dua orang oknum petugas Kejari Inhu memalsukan surat bon untuk sidang.

Kajari Indragiri Hulu (Inhu) Hayin Suhikto, SH MH, didampingi Kasi Intelijen Bambang Dwi Saputra, SH MH membenarkan dua orang tahanan Hakim kabur dari hotel berbeda.

“Kedua tahanan itu diketahui telah kabur pada pukul 16.00 Wib setelah sebelumnya sekitar pukul 11. 00 Wib dibon untuk sidang ke Rutan,” jawab Kajari Inhu disela konferensi pers, Senin,(22/04 2019).

“Kronologi kaburnya ke dua orang tahanan dari dua Hotel berbeda berawal dari pemalsukan surat Bon sidang yang dilakukan dua orang petugas Kejari Inhu inisial R (28), ASN Kejari Inhu dan inisial H (22) seorang security pengawal tahanan (Waltah) Kejari Inhu”, ungkap Kajari

Pada hal, kata Kajari, dihari itu agenda sidang kepada kedua orang tahanan kabur dipastikan tidak ada agenda sidang.

“Namun dengan motif pemalsuan BON untuk sidang dan pemalsuan tanda tangani Kasi Pidum Kejari Inhu, Hayatu Comaini, SH MH yang dilakukan oleh dua orang petugas Kejari Inhu sendiri, Dan kedua orang tahanan Pengadilan bisa mulus keluar dari Rutan dan dibawa berangin ke Hotel dan pada akhirnya kabur”,Sesal Kajari.

Untuk mempertangung jawab kan perbuatannya, dua orang petugas Kejari Inhu tersebut ditahan di Mapolres Inhu dan dijerat pasal 263 jo pasal 223 tentang pemalsuan surat dan ikut berperan untuk pelarian tahanan.

“Mereka petugas Kejari pemalsu surat dan Bon sidang sudah masuk SPDP Polisi. Sedangkan tahanan kabur masuk dalam DPO,” sambung Kajari.

Selain kedua orang petugas Kejari Inhu dijerat pasal 263 jo pasal 223 tentang pemalsuan surat dan ikut berperan untuk pelarian tahanan, satu orang wanita diduga PSK asal Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir inisial S (48) ikut ditahan.

“Sebab peran TSK inisial S diduga PSK tersebut adalah membantu pelarian tahanan Narkoba kabur dengan modus ‘menjual diri’ melalui jasa komunikasi dari ke dua orang petugas Kejari Inhu inisial H dan R”,tutupnya.

Terpisah Humas PN Rengat, Immanuel Sirait SH mengatakan kedua orang tahanan yang kabur itu sudah pledoi dan oleh JPU dituntut 7 tahun Penjara. “Rencananya besok agenda sidang putusan,” kata Immanuel.(Heri)




Tinggalkan Balasan