Facebook Ngaku TNI ” Atan Bom Bandar Narkoba ” Berhasil Rayu Wanita Asal Bandung, Sampai Molek Di Siksa

SOROTKASUSNEWS.NET-Berawal dari kenalan di media sosial facebook,” Atan Bom” warga Kelurahan Air Molek Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Inhu, Riau ini berhasil merayu seorang wanita asal dari Bandung, Provinsi Jawa Barat.

” Sekitar empat atau lima bulan yang lalu saya berkenalan dengan Atan Bom melalui akun fb dengan dia (Atan Bom) mengaku sebagai anggota TNI.

Lalu saya dirayu-rayu untuk datang ke Riau akan dijadikan istrinya, segala biaya saya dari Jawa ke Riau ditanggung oleh dia,” terang DW (32) wanita asal Bandung saat di kantor Polsek Pasir Penyu, Kamis 2 April 2019 kemarin.

Awal nya saya percaya kalau Atan Bom itu adalah salah seorang anggota TNI, Lebih kurang satu minggu saya tinggal satu rumah sama dia tak kunjung dinikahi sesuai dengan janji dia awal kenalan.

Tak juga kunjung dinikahi oleh dia, saya mau pulang ke Bandung, dan sejak itulah saya dikurung dalam kamar dan disiksa setiap hari oleh dia.

“Bahkan dalam satu minggu terakhir sebelum saya melarikan diri hanya dua kali dikasih makan, saya sekitar dua bulan tinggal sama dia satu rumah,” cerita DW.

Ditanya kok tahu kalau Atan Bom bukan anggota TNI dan malah sebaliknya dibilang adalah bandar narkoba.
” Tahu nya dia bukan anggota TNI, selama saya tinggal sama dia, dia tidak pernah tugas seperti anggota-anggota lainnya”, ungkap DW

“Tahu nya dia bandar narkoba, karena dia sering pakai narkoba bersama anak nya, dan sering orang datang kerumah beli narkoba,”singkat DW.

Sementara itu, Kapolsek Pasir Penyu, Kompol Dwi Kormal melalui Panit 1 Reskrim, Ipda Apdan SE mengatakan,” Begitu mendapatkan laporan langsung kita melakukan penggerebekan dirumah Atan Bom, Namun dia berhasil melarikan dan kita jadikan Daftar Pencarian Orang (DPO).

Berhubung mbak DW ini tetap bersekukuh mau pulang ke Bandung dan sementara dia tak punya uang sama sekali, Kami ambil inisiatif “iuran”

Alhamdulillah, untuk ongkos dan makan mbak DW teratasi dan mbak DW bisa pulang ke Bandung kumpul bersama keluarganya kembali.

” Atas kejadian ini kami himbau kepada masyarakat Inhu yang miliki media sosial untuk berhati-hati berkenalan melalui media sosial facebook, Instagram, Twiteer atau media sosial lainnya, Dan jangan mudah percaya dengan orang yang baru dikenal apalagi kenalnya di media sosial seperti yang dialami mbak DW ini.

“Karena banyak sudah kejadian buruk akibat kenalan melalui media sosial, khususnya banyak yang menjadi korban adalah wanita”,paparnya.

“Dan sekarang ini banyak di media sosial orang yang mengaku sebagai oknum anggota, oknum PNS dan oknum lainnya untuk merayu para wanita,” Untuk itu kita harus waspada dan hati-hati”, ungkap Apdan .(Iin)




Tinggalkan Balasan