Meresahkan, Warga Minta Warnet Godok Net Di Pasar Baru Sri Gading Ditutup

SOROTKASUSNEWS.NET-Dinilai sudah meresahkan ,warga minta warung internet (Warnet) Godok Net yang berlokasi di pasar baru Sri Gading Kecamatan Pasir Penyu, Kabupaten Inhu, Riau ditutup.

“Warnet ini sudah merusak anak-anak.Gara-gara warnet ini anak saya susah di suruh sholat lima waktu maupun terawih. Kesinilah pak, sekarang saya ada di warnet lagi marah-marah orang yang punya warnet”,kata Herni Isfitriani ngaku warga Dusun Kaplingan melalui selulernya sekitar pukul 19.20 wib malam ini.

“Saya minta aparat kepolisian atau Satpol PP untuk segera menutup Warnet Godok Net di pasar baru Sri Gading, Warnet ini sudah meresahkan warga. Kalau aparat kepolisian atau Satpol PP tidak mau menutupnya, Besok saya akan bawah ibu-ibu untuk menutup paksa”,sebutnya.

Apalagi sekarang ini kita umat Islam sedang menjalankan ibadah puasa dan malamnya sholat terawih, Tak elok rasanya warnet disaat masyarakat melaksanakan sholt terawih warnet tetap buka, Katanya Pasir Penyu ini Kota Layak Anak, Tapi, warnet buka di saat waktu sholat dibiarkan dan juga warnet buka sampai lewat tengah malam dibiarkan.

“Intinya warnet Godok Net di pasar baru Sri Gading ini harus ditutup, kalau tidak juga ditutup biar nanti ibu-ibu yang maksa menutupnya”,singkatnya.

” Tidak mungkin keberadaan warnet yang buka hingga larut malam bahkan sampai pagi itu meminimalisir kejahatan. Coba berpikir jernih, apa yang anak-anak kita cari di internet sampai tengah malam begitu bahkan sampai pagi,” sebut Amir warga Air Molek.

Jika sekedar mengirim file pekerjaan bagi karyawan menggunakan internet, atau mencari bahan pelajaran bagi para pelajar, tentunya penggunaan internet tidak sampai semalam itu, maka bisa dipastikan penggunaan internet hingga tengah malam atau sampai pagi, sudah berbau porno ataupun judi game online.

“Bahkan karena ketagihan bermain di warnet, mental anak-anak rusak, tidak lagi pandai menabung, uang cepat habis, dan tidak ada semangat di siang hari karena semalaman bermain di warnet,” tuturnya.

Jangankan warnet, toko modern saja seperti super market dan sejenisnya di Inhu hanya boleh buka sampai pukul 22.00 wib atau 23.00 wib, Padahal tempat ini sangat diperlukan seluruh kalangan masyarakat untuk berbelanja, namun tetap diatur. Apalagi warnet yang tidak diperlukan lagi buka di malam hari, tentu sebaiknya lebih diatur dan diawasi ketat oleh pihak-pihak terkait.

Terpisah, Anggota DPRD Inhu, Jepriadi dari Fraksi Hanura mengatakan, tidak ada yang melarang masyarakat untuk buka usaha warnet, tapi harus disesuaikan dengan aturan yang ada. Jika memang ada warnet yang buka sampai tengah malam ini sudah jelas melanggar aturan dan perlu ditindak.

“Kita minta Camat Pasir Penyu, Satpol PP dan Kepolisian untuk segera tertibkan para usaha warnet, dan bila ada yang bersikeras tetap buka lewat dari jam 10 malam, perintahkan Satpol PP angkut peralatan yang ada di warnet,” tegasnya.

“Selain tertibkan pengusaha warnet, selama bulan puasa kita juga minta Camat Pasir Penyu segera tertibkan kedai tuak, warung kopi, tempat karaoke, cafe remang-remang yang ada di wilayah kerjanya,” pinta wakil rakyat ini.(Iin)




Tinggalkan Balasan