Penyaluran dan Penampungan Minyak Tanah Non Prosedural Di Sumber Sari Inhu Tak Tersentuh Hukum

SOROTKASUSNEWS.NET-Berdasarkan Undang-Undang nomor 22 Tahun 2001 Tentang Minyak dan Gas (Migas) jelas, setiap penampungan atau penyaluran minyak harus ada izin dari Pertamina dan Intansi terkait lainnya. Namun tidak dengan penyaluran minyak tanah di lingkungan III Sumber Sari Kelurahan Air Molek 1 Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Inhu, Riau. Diduga penyaluran dan penampungan minyak tanah tersebut non prosedural atau tidak miliki izin alias ilegal.

Setiap usaha penampungan, penyaluran dan pengangkutan jenis minyak harus memiliki izin dari Pertamina dan dinas terkait. Apa bila ada badan usaha atau perorangan yang melakukan penampungan, penyaluran dan pengangkutan tanpa miliki izin dari Pertamina dan dinas terkait dapat di penjara 5 hingga 10 tahun dengan denda Rp 5 sampai Rp10 miliar mengacu pada UU tentang Migas.

“Sementara itu dari laporan masyarakat bahwa penampungan, penyaluran dan pengangkutan minyak tanah di lingkungan III Sumber Sari Kelurahan Air Molek 1
kecamatan Pasir Penyu diduga tidak miliki izin sesuai peraturan pemerintah”,terang Arion SH Pratisi Hukum yang juga pengacara.

Menurut Arion, di Kab.Inhu ini banyak pelanggaran atau kegiatan ilegal tentang Migas, Tapi pihaknya belum pernah mendengar perkara Migas sampai kepengadilan. Ada apa…?? tanyanya.

“Kita berharap pihak kepolisian Polres Inhu dapat segera tutup dan tangkap pelaku penyaluran dan penampungan minyak tanah ilegal tersebut,”singkatnya.

Sebelumnya salah seorang warga setempat yang tidak mau disebutkan namanya pada awak media mengatakan,” Penyaluran dan penampungan minyak tanah yang diambil dari provinsi Jambi dan palembang di Sumber Sari ini sudah lama berlangsung.

“Namun sejauh ini kami tidak tahu, apa penyaluran dan penampungan itu miliki izin atau tidak, yang kami tahu hanya itu, Minyak tanah diambil dari provinsi Jambi dan Palembang. Dalam satu minggunya 2 sampai 3 kali minyak tanah itu datang dari Jambi dan Palembang”,singkatnya.

Terpisah, Lurah Air Molek 1 Kecamatan Pasir Penyu, Syamsir Arsyad dikonfirmasi mengatakan,” Sejauh ini pihak kelurahan belum mengetahui adanya tempat penyaluran dan penampungan minyak tanah, karena sepanjang ini mereka belum ada melapor atau memberitahu kepada pihak kelurahan.

Dan sejauh ini masyarakat, RT, RW tidak ada melaporkan ada aktifitas penyaluran dan penampungan minyak tanah di lingkungan III Sumber Sari tersebut.

“Untuk mengenai proses kita serahkan saja pada pihak penegak hukum, Karena, mereka yang lebih miliki kewenangan megenai izin dan penindakan,”pungkasnya.(Heri)




Tinggalkan Balasan