Sudah Merusak,Warga Minta Bandar dan Pengedar Narkoba Di Inhu Di Hukum Mati

SOROTKASUSNEWS.NET-Pemberian Hukuman mati sudah layak bagi kasus tindak pidana peredaran narkotika merupakan salah satu langkah yang tepat dilakukan negara untuk mengeksekusi para pengedar narkoba yang telah merusak generasi bangsa. Dan pemberian hukuman mati atau tembak sudah layak untuk bandar dan pengedar narkoba di Kabupaten Inhu, Riau.

Dengan Undang–Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dapat menjerat pengedar atau bandar narkoba dengan memberikan hukuman berat yaitu hukuman mati atau ditembak.

“Penerapan hukuman mati bagi Bandar Narkoba harus dilakukan demi melindungi umat manusia yang lebih banyak dengan membunuh satu orang dan hukuman mati bagi Bandar Narkoba tidak bertentangan dengan hak asasi karena tidak bertentangan dengan konvensi internasional hak sipil dan politik sehingga hukuman mati dapat diterapkan di Indonesia khususnya di Kabupaten Inhu,”papar Han Aulia Nasution SH MH, pratisi hukum yang juga pengecara.

Namun sayang penerapan hukuman mati bagi pengedar atau bandar belum diterapkan di Kabupaten Inhu, Padahal pengedar atau bandar narkoba sudah sangat merusak dan membunuh secara pelahan ribuan jiwa orang.

“Harapan kita kedepannya Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan Hakim dapat memberikan hukuman mati terhadap pengedar dan bandar narkoba”,pungkasnya.

Sementara itu dari keterangan warga yang berhasil di rangkum Sorotkasusnews.net bandar dan pengedar narkoba untuk di beberapa kecamatan di Inhu diduga yakni, SD warga Desa Pasir Ringgit, HD warga Desa Japura, SM warga Desa Rimpian,

AK warga Desa Gumanti, IN warga RW Sukajadi Kelurahan Peranap SG warga Batu Rijal Hilir, LS warga Desa Gudang Batu dan IND warga Desa Redang Seko, Mereka ini adalah diduga sebagai bandar shabu dan ektasi.

Dan WLY warga Desa Gudang Batu. CDR alias Saimin warga Kilo 5 atau Desa Mekar Sari, IPR alias Ifit belakang pasar lirik, RM dan RN warga Kelurahan Tanjung Gading,

PJ dan SP, warga Kelurahan Sekar Mawar, AD warga Desa Pasir Keranji, HR warga Dusun Sumber Sari. Andre dan AN warga Desa Kelawat adalah anak buah SM alias Brewok. TH warga Desa Sei Sagu, mereka ini diduga adalah sebagai pengedar narkoba jenis shabu dan ektasi.(Heri)




Tinggalkan Balasan