Markas Judi dan Penggunaan Narkoba Dikebun 7 Sei Lala Tak Tersentuh Hukum

SOROTKASUSNEWS.NET-Di indikasi salah satu rumah kontrakan di kebun 7 jalan Simpati Desa Perkebunan Sei Lala Kecamatan Sei Lala Kabupaten Inhu, Riau jadi markas judi dan penggunaan narkoba, Warga meminta aparat pemerintah dan kepolisian segera bubarkan.

“Kuat dugaan salah satu rumah kontrakan di kebun 7 warna abu-abu dekat kebun ubi menjadi markas perjudian dan penggunaan narkoba. Kami berharap aparat pemerintah desa dan pihak kepolisian untuk segera menutup,” terang salah seorang warga setempat yang tidak mau disebutkan namanya demi untuk keselamatan dirinya dan keluarganya.Ahad (12/05/19).

Dijelaskan, Otak pelaku pertama perjudian di kebun 7 Desa Perkebunan Sei Lala ini adalah warga Air Molek yang dulunya tinggal di Kelurahan Sekar Mawar yang akrap dipanggil GDRG

Persoalan diduga perjudian dan penggunaan narkoba di salah satu rumah kontrakan di kebun 7 ini sudah dilaporkan kepada RT, Kadus dan Pak Carik, Tapi sampai sejahu ini tidak ada tindak lanjutnya, Dan rumah itu tetap untuk perjudian dan penggunaan narkoba.

Ibu-ibu disini berulang kali datangi rumah itu mencariin suaminya dan bahkan sering terjadi keributan karena suaminya main judi, namun sejahu ini pihak aparat pemerintah desa, kecamatan maupun kepolisian tidak ada yang melakukan tindakan sekalipun sudah dilaporkan,

“Kalau mereka dibilang tidak tahu, itu hal yang mustahil, karena, diduga oknum anggota polisi dan TNI sering keluar masuk kerumah tersebut,”jelasnya.

Judi yang mereka mainkan adalah judi kartu remi dan dindong.Dirumah itu ada 2 unit mesin dindong.

“Harapan kami aparat pemerintah dan kepolisian dapat segera tutup tempat perjudian itu, Apalagi ini di bulan suci Ramadhan serasa tak bagus ada perjudian,”singkatnya.

Sementara itu, Sekdes Desa Perkebunan Sei Lala Ismu Wibowo saat dikonfirmasi mengatakan,” Benar, belum lama ini perangkat kami telah melaporkan adanya aktifitas diduga judi disalah satu rumah kontrakan di kebun 7.

Sebelumnya prihal ini sudah perna kita sampaikan kepada yang sewa rumah agar tidak lagi ada perjudian dirumah tersebut, Kalau mereka masih juga melakukan perjudian dirumah tersebut ya kita serahkan saja kepada pihak kepolisian untuk segera menindak secara hukum.

“Perihal ini sudah kita sampaikan kepada Bhabinkamtibmas dan Babinsa desa perkebunan Sei Lala, Karena merekalah yang memiliki kewenangan tentang hukum. kalau kita hanya sebatas menghimbau agar tidak lagi melakukan perjudian,”ucapnya.

Koptu Harsono Babinsa Desa Perkebunan Sei Lala dikonfirmasi terpisah mengatakan,” Mengenai adanya lokasi perjudian di salah satu rumah kontrakan di kebun 7, kami bersama perangkat desa RT, RW, Kadus dan Bhabinkamtibmas dalam waktu dekat ini akan bermusyawarah menentukan langka apa yang akan diambil oleh pihak desa.

“Kalau secara dinas atau tugas sudah saya sampaikan kepada pemilik rumah agar tidak membuka lapak judi, Dan itu di turuti oleh mereka, Karena baru-baru ini saya kesana tidak ada ditemukan lagi orang bermain judi mau itu judi remi atau dindong”,pungkasnya.

Sementara dari keterangan beberapa masyarakat yang berhasil dihimpun media ini. Judi dindong dan sabung ayam di kebun 7 Desa Perkebunan Sei Lala atau di desa dan kelurahan yang ada di Kecamatan Sei Lala, Kelayang, Peranap dan Pasir Penyu diduga dikoordinir oleh Haris warga Medan yang menetap di Kecamatan Sei Lala.(Heri)




Tinggalkan Balasan