Terkait Hasil Perhitungan Suara, Partai PKB Berencana Ajukan Gugatan ke MK

SOROTKASUSNEWS.NET-Mahkamah Konstitusi (MK) diperkirakan akan kebanjiran gugatan dalam Pemilu 2019 lantaran banyaknya peserta Pemilu yang terlibat, juga proses rekapitulasi penghitungan suara yang tidak mudah.
Gugatan tidak hanya bisa dilayangkan oleh capres-cawapres yang dinyatakan kalah, namun juga caleg melalui partai politik.

Salah satunya partai PKB. Dengan caleg incumbent H.Marlis Kasim, Caleg DPRD Kota Pekanbaru. H.Marlis Kasim berencana akan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).Gugatan ke MK ini atas dasar perhitungan C-1 team sukses H.Marlis Kasim.

Berdasarkan perhitungan C1 team sukses Hamka Center, suara PKB berjumlah 8.572 dan suara pribadi H.Marlis Kasim 3.900.Dengan demikian Partai PKB bisa menggeser posisi Hanura dan PDI-P.

Iskandar , ketua team sukses Hamka Center menuturkan bahwa Partai PKB jika berdasarkan perhitungan C-1 kami maka suara PKB sudah dipastikan mendapat 1 kursi dengan caleg H.Marlis Kasim.

“Hanya kami heran, mengapa hasil perhitungan di PPK Tenayan hasilnya berbeda.Suara Partai PKB malah banyak hilang.Memang kami akui pemilu kali ini memang berbeda dengan pilkada sebelumnya”, ujar Iskandar

“Kecurangan ataupun adanya permainan suara ini bisa saja terjadi.Karena sebelumnya H.Marlis juga di hubungi oleh salah satu petugas PPK dan di tawarkan suara dengan tarif 200 Juta. Namun hal ini di tolak mentah-mentah oleh Marlis Kasim”, ujar Iskandar

“Jika gugatan kami berhasil maka kami pastikan salah satu partai akan bergeser.Dari perhitungan kami , partai yang bergeser adalah partai Hanura. Kami memiliki bukti-bukti kecurangan dalam perhitungan suara tersebut”, ungkap Iskandar

Sementara itu di tempat yang sama H.Marlis Kasim membenarkan rencana gugatan ke MK tersebut.

“Benar, saya sudah minta team saya persiapkan semua berkas-berkas untuk ajuan gugatan.Untuk pengacara kita juga sudah persiapkan, kita tidak main-main.Kita sudah menghubungi Yusril Mahendra untuk mendampingi kita sebagai pengacara”, ungkap Marlis Kasim

“Gugatan ini kami ajukan demi keadilan. Soal kalah menang sudah biasa bagi kami. Ini hal biasa dalam percaturan politik.Kami maju berarti sudah siap untuk menang atau kalah. Jika kalah, kami terima tapi kalah dengan terhormat dan bukan di curangi “, tutup H.Marlis Kasim kepada awak media ini.(Jhon)




Tinggalkan Balasan