Sekretaris Disdukcapil Medan Lecehkan Profesi Wartawan

sorotkasusnews.net-Medan : Tugas seorang juru warta atau Wartawan tak lain adalah untuk mencari, mengelola, sumber informasi berita yang akan dijadikan sarana media informasi kepada publik yang di siarkan melalui medianya.

Lain hal yang ada dalam pikiran Sekretaris Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota (Disdukcapil) Medan Sri, ia mengatakan kalau pekerja Pers atau Wartawan itu hanya lah mencari cari kesalahan orang saja.

“Wartawan itu kan cuma dan tak lain hanya mencari kesalahan orang saja” ucap nya langsung pada tim sorot kasus news di ruang kerjanya.(16/5)

Pada saat itu tim sorot kasus news mendatanginya untuk menanyakan keberadaan Kepala Dinas yang sejak pukul 13.45 wib tidak berada dalam ruang kerjanya.

“Kadis lagi keluar, gak tau saya keluar kemana, mungkin rapat dengan Walikota” ucapnya

Saat itu awak media juga menanyakan tentang keberadaan Kepala Bidang Kependudukan yang diketahui tidak di tempat saat jam kerja Pukul 13.45, yang diketahui keluar kantor untuk menjenguk kerabatnya sakit, Sri juga menjelaskan hal tersebut tidak melanggar aturan jika telah di izinkan pimpinan.

“Izin bisa saja melalui Telepon atau secara lisan, walaupun tidak ada tertulis dalam SOP ( Standar Operasional Procedure ) dinas” tambahnya.

Saat di singgung apakah ASN sebagai pelayanan publik vital seperti Disdukcapil Medan bisa mendapatkan izin untuk keluar pada saat jam dinas tidak untuk urusan kerja.

Sambil marah marah Sri mengatakan kalau dirinya terancam dengan kedatangan awak media di ruangan nya.

“Saya merasa terancam..saya terancam” ketusnya pada awak media.

Saat di tanya terancam sepeti apa, dan apa yang membuat dirinya terancam, Sri tidak dapat menjelaskan.

Seperti di ketahui pada saat tim berada di ruang kerjanya ada seorang anak perempuan yang berpakaian sekolah sedang duduk di ruang kerjanya, yang di duga itu adalah anaknya, karena anak yang berpakaian sekolah tersebut tidak ada aktivitas di ruang kerjanya.

Saat di singgung keberadaannya, dan menanyakan tentang aturan kerja ASN, tentang di boleh kan nya pada saat jam dinas membawa anggota keluarga nya berada di lingkungan kerja.

“Ini anak PKL, apa salah anak PKL disini” jawabnya yang terkesan dengan nada kesal pada awak media.

Anehnya, jika anak PKL yang sedang mengikuti pelatihan kenapa tidak ada tanda khusus, dan saat pulang kantor juga pulang berbarengan dengan anak tersebut menggunakan mobil pribadi Sri.

Kepala Dinas Disdukcapil Kota Medan Drs. Zulkarnain M.Si belum dapat di konfirmasi tentang dirinya tidak berada di tempat saat jam kerja.

Selain itu Drs. Zulkarnain M.Si juga belum dapat di temui untuk dimintai tanggapannya tentang bawahannya yang juga tidak berada di tempat pada saat jam kerja.

Walikota Medan di harapkan untuk bisa lebih melihat kinerja bawahannya, mengingat Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil adalah objek Vital dalam tingkat Pelayanan Publik. (Tim/Mdn)




Tinggalkan Balasan