Belasan Supir Taksi “Plat Kuning” Konvensional, Ancam Blokir Jalan Menuju Bandara Kualanamu Internasional

sorotkasusnews.net – Medan : Sejumlah Supir Taksi Konvensional Bandara Kualanamu Internasional (KNO) dari berbagai Koperasi datangi Kantor DPRD Provinsi Sumatra Utara untuk mengadukan adanya kegiatan taksi online dan taksi gelap yang beroperasi secara tidak resmi di kawasan Bandara KNO. (16/5)

Mereka mengancam akan melakukan aksi pemblokiran akses jalan menuju Bandara KNO, jika hal ini terus dibiarkan tanpa adanya aturan yang diberlakukan terhadap peroperasionalan taksi online dan taksi gelap yang membawa penumpang di kawasan bandara.

Padahal pihak bandara KNO sudah mengeluarkan larangan khusus untuk tidak bolehkan taksi online dan taksi gelap mengambil penumpang di kawasan bandara.

Ketua Kesper Sumut Israel Situmeang juga mengatakan, akan melakukan pemblokiran akses jalan menuju ke bandara KNO jika tidak ada perubahan yang dibuat oleh pihak Pemerintah dan pihak Bandara untuk menertibkan taksi online dan taksi gelap.

“Ini bukan ancaman, kami hanya ingin melakukan aksi untuk pemblokiran akses jalan menuju bandara, jika tidak ada perubahan” Tantangnya saat di tanyai oleh awak media.

Ketua Komisi D DPRD Provsu Sutrisno Pangaribuan menyambut baik kedatangan para supir taksi konvensional bandara KNO, dan menerima seluruh aspirasi yang diberikan oleh para Supir taksi melalui Debat Rapat Pendapat yang di lakukan di lantai II gedung DPRD Provsu tersebut yang berada di jalan Imam Bonjol Medan.

Foto : Rapat Dengar Pendapat Di Gedung DPRD Provsu bersama supir taksi

Akibat dari adanya kegiatan taksi online dan taksi gelap yang beroperasi di bandara, para supir taksi tersebut merasakan dampak negatif nya bagi mereka, sudah tiga hari mereka tidak mendapatkan penumpang di bandara.

“Sudah Tiga hari ini saya tidak mwndapmenda sewa di bandara, sementara kami (Red-Para Supir) juga punya tanggung jawab akan kebutuhan ekonomi keluarga dan setoran mobil” Keluh salah satu supir kepada awak media.

Sutrisno Pangaribuan dalam waktu dekat akan memanggil pihak Bandara KNO dan pihak Pemerintah untuk bersama sama menyelesaikan permasalahan yang sedang terjadi untuk mencari jalan keluarnya.

“Sampai saat ini kita tampung seluruh aspirasi mereka, dan dalam waktu dekat akan kita dudukan bersama masalah ini dengan pihak Bandara KNO dengan Pemerintah untuk memecahkan masalah ini” tutup nya. (Boy_Mdn)




Tinggalkan Balasan