Kasus Dugaan Korupsi Bansos TA 2014/2015 Sudah Sampai Ke KPK, Ini Penjelasan Inspektorat Inhu

SOROTKASUSNEWS.NET-Kasus dugaan korupsi dana Hibah atau Bansos Tahun 2014 dan 2015 yang merugikan negara milyaran rupiah,Selain ditangani oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) kasus dugaan korupsi dana Hibah atau Bansos ini sudah sampai ke tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta.

Inspektur Inspektorat Kabupaten Inhu, Boyke Sitinjak SE melalui pesan singkat WhatsApp mengatakan, Permasalahan dugaan korupsi dana Hibah atau Bansos sudah pernah di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau.

“Bahkan sudah sampai ke KPK, Namun diduga ada oknum yang sengaja memalsukan surat KPK, Dalam surat KPK yang palsu tersebut disebutkan akan ditindaklanjuti,”paparnya.

Ditanya, surat apa yang dipalsukan oleh oknum tersebut, Apa surat laporan BPKP Nomor LAP-227/PW04/3/2015 tertanggal 23 Juni 2015. Kita tunggu saja surat dari KPK yang di palsukan itu, jawab Boyke Sitinjak SE.

Ditanya ulang, Berarti KPK hingga kini belum memberikan jawaban terkait surat apa yang dipalsukan oleh oknum tersebut.

“Bukan seperti itu, Tanyakan saja kepada mereka yang pernah mengadukan perihal tersebut ke KPK”,singkatnya.

Sebagaimana sama-sama diketahui di Tahun itu Kabupaten Inhu sempat dibuat heboh dengan adanya Laporan Badan Pengawasan Keuangan Pembangunan (BPKP) Provinsi Riau dengan Nomor, LAP-227/PW04/3/2015. Sebanyak 11 (Sebelas) Berkas.

Perihal Laporan Hasil Korsup Pencegahan Korupsi Bidang APBD dan Hibah/Bansos pada Pemerintahan Kabupaten Inhu Tahun 2014/2015. Tertanggal 23 Juni 2015.

Dari hasil laporan itu terdapat beberapa poin penyaluran anggaran APBD dan Hibah/Bansos tahun 2014/2015 yang diduga tidak sesuai dengan perundang-undangan dan peraturan yang berlaku yang mengakibatkan kerugian uang negara yang cukup lumayan besar.(Heri)




Tinggalkan Balasan