Meresahkan, Warga Minta 7 Bandar Narkoba Segera Di Tangkap

SOROTKASUSNEWS.NET-Masyarakat Kabupaten Inhu, Riau meminta agar pihak kepolisian dapat segera menangkap 7 bandar narkoba yang sudah meresahkan dan merusak generasi muda.Hal ini di sampaikan oleh beberapa masyarakat Kabupaten Inhu kepada media ini, Senin 20 Mei 2019.

” Terkait menjamurnya peredaran narkoba di beberapa Kecamatan di Kabupaten Inhu, kita minta pihak Polres Inhu, Polda Riau maupun Badan Narkotika Nasional (BNN) dapat segera menangkap bandar narkoba yang ada di Inhu.

“Narkoba sudah sangat merusak generasi penerus dan narkoba secara pelahan-pelahan juga telah membunuh ribuan manusia”,ujar Suyatno warga kelurahan Sekar Mawar.

Khususnya di Kecamatan Pasir Penyu, Sei Lala dan Seberida, narkoba di tiga daerah itu muda di dapatkan karena barang haram itu di jual seperti cabe di pasar, apa tidak, informasinya, sekarang ini ada narkoba jenis shabu paketan 50 ribu, atau bahsanya paket anak sekolah.

“Kita berharap Polres Inhu, Polda Riau dan BNN dapat segera menangkap bandar-bandar narkoba yang ada di Inhu,”singkatnya.

” Terpisah Sugeng warga Belilas mengatakan,” Sama, kita juga berharap pihak kepolisian dan BMN dapat serius memberantas narkoba di Inhu ini, Inhu saat ini sudah sangat keritis sekali dengan peredaran narkoba, Hampir setiap kecamatan di Inhu ini khususnya pemuda sudah banyak terpengeruh oleh narkoba.

Sekarang ini hampir separuh bisa dikatakan pemuda di Belilas diduga sudah banyak yang mengkomsumsi barang haram narkoba tersebut.

Kami berharap sekali pihak kepolisian dan BNN dapat segera menangkap bandar narkoba, karena dengan dia mengedarkan narkoba ini sudah merusak generasi penerus.

“Contohnya dengan anak saya, Masa depan nya pupus karena narkoba, sekarang dia harus menjalani hukuman di Rutan Pematang Reba selama 7 tahun gara-gara barang haram tersebut,”pungkasnya.

” Menyikapi hal ini, Jumadi akvitis LSM TOPAN RI mengatakan,” Untuk berantas narkoba di Inhu hanya satu jalan, yakni tangkap segera pengedar dan bandarnya, Dari keterangan warga ada 7 orang yang diduga selaku bandar besarnya yang hingga kini masih beraktifitas menjual barang haram narkoba tersebut.

Insya Allah dengan ketangkapnya ke 7 bandar narkoba tersebut peredaran narkoba di Inhu dapar berkurang, Menurut infonya ke 7 bandar narkoba itu di setiap kecamatan miliki kaki untuk mengedarkan narkoba.

“Selain itu juga infonya mereka juga memperdagangkan wanita-wanita untuk para pria hidung belang,”singkat Jumadi.

Menurut keterangan yang berhasil dirangkum media ini dari beberapa masyarakat ke 7 bandar besar narkoba yakni diduga, SD warga Desa Pasir Ringgit tahun 2014 tercatat sebagai DPO Polda Riau, HD warga Desa Japura di tahun 2016 kalau tidak salah juga tercatat sebagai DPO Polres Inhu. AK warga Desa Gumanti di tahun 2016 tercatat juga sebagai DPO Polres Inhu.

LKS warga Desa Gudang Batu di tahun 2012 atau 2013 perna di penjara dengan kasus narkoba. IW warga RW Sukajadi Kelurahan Peranap, SG warga Batu Rijal Hilir dan IND warga Desa Redang Seko.

Sementara diduga sebagai pengedar, WLY warga Desa Gudang Batu. CDR alias Saimin warga Kilo 5 atau Desa Mekar Sari, IPR alias Ifit belakang pasar lirik, RM dan RN warga Kelurahan Tanjung Gading, PJ dan SP, warga Kelurahan Sekar Mawar, AD warga Desa Pasir Keranji, HR warga Dusun Sumber Sari. ATN warga Desa Kelawat, TH warga Desa Sei Sagu.(Heri)




Tinggalkan Balasan