DPO Bandar Narkoba Di Inhu Masih Hirup Udara Segar

SOROTKASUSNEWS.NET-Sekalipun sudah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) namun bandar, cukong dan pengedar narkoba di beberapa kecamatan di Kabupaten Inhu, Riau masih menghirup udara segar dan masih menjalankan bisnis barang haram narkoba tersebut tanpa tersentuh hukum.

Dari keterangan masyarakat saat ini ada 7 orang yang diduga sebagai bandar atau cukong narkoba adalah, SD warga Desa Pasir Ringgit tahun 2014 tercatat sebagai DPO Polda Riau, HD warga Desa Japura di tahun 2016 sebagai DPO Polres Inhu. AK warga Desa Gumanti di tahun 2016 tercatat juga sebagai DPO Polres Inhu. LKS warga Desa Gudang Batu di tahun 2012 atau 2013 perna di penjara dengan kasus narkoba. IW warga RW Sukajadi Kelurahan Peranap, SG warga Batu Rijal Hilir dan IND warga Desa Redang Seko.

Sementara yang diduga sebagai pengedar atau kurir adalah, WLY warga Desa Gudang Batu. IPR alias Ifit belakang pasar lirik, RM dan RN warga Kelurahan Tanjung Gading, PJ dan SP, warga Kelurahan Sekar Mawar, HR warga Dusun Sumber Sari. ATN warga Desa Kelawat, TH warga Desa Sei Sagu.

” Menyikapi belum tertangkapnya bandar, cukong dan pengedar narkoba, Andi salah seorang tokoh masyarakat pasir penyu mengatakan,” Peredaran narkoba di Air Molek ini sudah meresahankan sekali, pengedaran narkoba sudah sampai ke anak-anak remaja dan informasinya ada paket 50 ribu yang disebut paket anak sekolah.

Atas nama masyarakat, kita berharap polisi dan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk dapat segera menangkap para bandar, cukong dan pengedar narkoba di Inhu.

“Masak iya Polisi atau BNN tidak bisa menangkap, sementara mereka sudah menjadi DPO, Dan para bandar, cukong dan pengedar itu masih berbisnis barang haram narkoba di beberapa kecamatan di Inhu”,paparnya.

Hal senada juga disampaikan oleh, Yudi masyarakat Air Molek,” Aneh aja, sudah DPO tapi polisi maupun BNN sampai hari ini belum berhasil menangkapnya, Padahal mereka masih berkeliaran dikecamatan dimana mereka tinggal.

Dan bahkan infonya ada bandar narkoba yang menjual barang haram itu secara terang-terangan tidak merasa takut sama sekali dengan penegak hukum. Dan sebelum generasi penerus hancur karena barang haram itu, kita berharap Polisi maupun BNN dapat segera menangkap bandar, cukong dan pengedar narkoba tersebut.(Heri)




Tinggalkan Balasan