Lancar Jalankan Bisnis Barang Haram, Bandar Narkoba Di Inhu Diduga Ada Yang Beking

SOROTKASUSNEWS.NET-Terkait belum ditangkapnya Daftar Pencarian Orang (DPO) bandar atau cukong narkoba di Kabupaten Inhu, Riau masyarakat beransumsi bahwa DPO bandar atau cukong narkoba ada yang membeking maka sulit pihak Kepolisian maupun Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk menangkap bandar atau cukong narkoba tersebut.

” Sudah DPO dan masih menjalankan bisnis barang haram, Tapi, pihak kepolisian maupun BNN masih kesulitan untuk menangkap bandar atau cukong, Kuat dugaan kami selaku masyarakat bahwa bandar atau cukong narkoba di Inhu ini ada oknum aparat penegak hukum yang tak bertanggujawab coba – coba membeking untuk kepentingan pribadinya.

Masak iya, sudah bertahun-tahun lama menjadi DPO bandar atau cukong narkoba itu tidak juga berhasil di tangkap oleh pihak kepolisian ataupun BNN kalau tidak ada yang beking,” kata Suryan tokoh masyarakat Pasir Penyu, Jumat 31 Mei 2019.

Kalau tidak ada yang beking, tidak mungkin sesulit ini polisi atau BNN menangkap para bandar atau cukong narkoba di Inhu. Setidak-tidaknya oknum yang beking membocorkan informasi bahwa ada jajaran dari Polda atau BNN turun atau informasi lainnya yang berkaitan dengan narkoba.

Sambung Suryan, Saya selaku masyarakat Pasir Penyu ini turut prihatin dengan kondisi rawan narkoba sebagaimana yang di sampaikan oleh Kepala BNN Riau, Brigjen Untung Subagio bahwa Inhu adalah tempat pembuangan narkoba dan kecamatan Pasir Penyu yang utama tempat pembuangan narkoba di bandingkan kecamatan lainnya yang ada di Inhu.

“Padahal Pasir Penyu ini adalah kecamatan kota layak anak yang seharusnya tidak ada peredaran barang haram narkoba atau penyakit masyarakat lainnya”,paparnya.

“Dengan menjadikan tempat utama pembuangan narkoba dan Pekat Seperti Judi, Cafe remang-remang, Warnet buka sampai dini hari dan Pekat lainnya, Menurut saya kecamatan Pasir Penyu ini belum layak sebagai kota layak anak yang selama ini diagung-agungkan,” sebut Suryan.

Kami masyarakat Pasir Penyu sangat berharap sekali Polisi dan BNN dapat segera menangkap bandar dan cukong narkoba di Inhu khususnya untuk di kecamatan Pasir Penyu.

Dari keterangan masyarakat saat ini ada beberapa orang yang diduga sebagai bandar atau cukong narkoba adalah, SD warga Desa Pasir Ringgit tahun 2014 tercatat sebagai DPO Polda Riau, HD warga Desa Japura di tahun 2016 sebagai DPO Polres Inhu. AK warga Desa Gumanti di tahun 2016 tercatat juga sebagai DPO Polres Inhu. LKS warga Desa Gudang Batu di tahun 2012 atau 2013 perna di penjara dengan kasus narkoba. IW warga RW Sukajadi Kelurahan Peranap, SG warga Batu Rijal Hilir dan IND warga Desa Redang Seko. ZL warga Rengat, IDR warga Air Molek, AG warga Tanah Merah, UD dan DR warga Sei Lala.(Heri)




Tinggalkan Balasan