Daftar Nama Bandar Atau Cukong Narkoba, Polres Inhu dan BNN Diminta Segera Tangkap

SOROTKASUSNEWS.NET-Ada beberapa nama diduga Bandar atau Cukong narkoba di Kabupaten Inhu, Riau hingga kini belum tersentuh oleh pihak Polres Indragiri Hulu (Inhu) maupun Badan Nasional Narkotika (BNN). Daftar nama bandar atau cukong di dapat dari keterangan warga yang berhasil di rangkum awak media.

Bandar atau Cukong narkoba itu diduga yakni adalah, SD warga Desa Pasir Ringgit tahun 2014 tercatat sebagai DPO Polda Riau, HD warga Desa Japura di tahun 2016 sebagai DPO Polres Inhu. AK warga Desa Gumanti di tahun 2016 tercatat juga sebagai DPO Polres Inhu.

Dan LKS warga Desa Gudang Batu di tahun 2012 atau 2013 perna di penjara dengan kasus narkoba. IW warga RW Sukajadi Kelurahan Peranap, SG warga Batu Rijal Hilir dan IND warga Desa Redang Seko. ZL warga Rengat, IDR warga Air Molek, ANG warga Tanah Merah, UD dan DR warga lala.

” Tunggu apa lagi, cepat bergeraklah Polres Inhu atau BNN, segera tangkap itu bandar atau cukong narkoba, Meraka ini sudah merusak banyak masyarakat dengan cara meracuni dengan barang haram, Apa tunggu korban berjatuhan baru bertindak,” sebut Pak Waldi tokoh masyarakat Inhu, Ahad (2/6/2019).

Banyak anak-anak remaja di Inhu ini yang harus berurusan dengan hukum gara-gara barang haram narkoba, Tidak sedikit anak-anak remaja yang menjadi korban dikarena bebasnya penjualan narkoba di Inhu. Maka untuk itu kami selaku masyarakat meminta Polres Inhu dan BNN atau penegak hukum lain nya untuk segera menangkap bandar atau cukong narkoba di Inhu ini.

“Narkoba adalah musuh negera yang harus dibasmi hingga keakar-akarnya, Dengan tidak ditangkap-tangkapnya bandar atau cukong narkoba, Dan jangan marah kalau masyarakat beranggapan bahwa Bandar atau Cukong narkoba sengaja di lindungi untuk mencari kekayaan pribadi oknum yang tidak bertanggungjawab”,paparnya.

Kalau Polres Inhu atau BNN serius untuk berantas narkoba banyak cara yang dapat mereka lakukan dan tidak harus menungguh laporan dari masyarakat. Dari kaki-kaki bandar yang udah tertangkap bisa dimintai keterangan siapa bos mereka dan dimana sering mereka melakukan transaki dan begitu juga alamat bos nya. Dan tidak mungkin seperti kaki-kaki narkoba yang sudah tertangkap tidak tahu alamat bos mereka.

Sekarang ini peredaran narkoba di Inhu sudah masuk kepelosok-pelosok desa terpincil dan rata-rata yang menjadi kaki nya itu anak-anak remaja yang putus sekolah.

“Harapan kita jajaran Polres Inhu dan BNN dapat segera menangkap seluruh bandar atau cukong narkoba di Inhu dan bila perlu di tembak mati,” pungkas Pak Waldi.

” Sementara itu, Ustad Asdi warga Air Molek mengatakan,” Berapa tahun terakhir ini peredaran narkoba di Inhu khususnya di Kacamatan Pasir Penyu semakin menjadi-jadi dan bahkan informasi ada paket 50 ribu atau disebut paket anak sekolah dan narkoba mudah didapatkan.

Kami atas nama masyarakat Pasir Penyu berharap sekali Polres Inhu dan BNN dapat segera menangkap itu bandar atau cukong narkoba.(Heri)




Tinggalkan Balasan