Asisten II Tersangka Korupsi Bapemaspemdes Bersama 2 Tersangka Lainnya Belum Ditahan

SOROTKASUSNEWS.NET-Kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang merugikan negara hingga Rp 1.8 Miliar di Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (Bapemaspemdas) Kabupaten Inhu tahun 2013 hingga 2014 silam, akhirnya berkas penyelidikan dinyatakan lengkap dan masuk dalam tahap P-21.

Kasi Intel Kejari Inhu Bambang Dwi Syahputra SH MH saat dikonfirmasi mengatakan bahwa untuk kasus korupsi Bapemaspemdes tahun 2013 penyidik (Tipikor,red) menetapkan tiga orang yang jadi tersangka yakni, Kepala Bapemaspemdes Suratman, Bendahara pengeluaran Syaiful Anwar dan Pejabat Pembuat Teknis Kegiatan Bariono.

“Berkas sudah masuk dalam tahap P-21 namun belum diserahkan kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU),”kata Bambang kepada Rabu (12/6/ 2019).

Saat ditanya lebih lanjut mengapa 3 tersangka kasus korupsi yang telah merugikan negara tidak ditahan, Ia menjawab, bahwa hal tersebut ada pada kewenangan penyidik. “Itu kewenangan penyidik,” jelasnya.

Informasi yang berhasil dirangkum Sorotkasusnews.net bahwa para pelaku tipikor ini mengambil keuntungan dengan modus mengambil honor pendamping sebanyak 30 orang sejak tahun 2013-2014 silam dan memalsukan tandatangan pendamping desa.

Masing-masing tenaga honorer menerima Rp 18 juta per tahunnya, namun honor tersebut tidak diserahkan kepada pendamping, hingga akhirnya Kepolisian Polres Inhu melakukan penyelidikan hingga ditetapkan 3 orang menjadi tersangka.

Untuk diketahui bahwa ketiga tersangka tersebut saat ini belum ditahan oleh penyidik polres Inhu, Dan satu salah satu tersangka menjabat Asisiten II di Pemda Inhu.(Heri)




Tinggalkan Balasan