Masuk Angin, Gakkumdu Hanya Tetapkan 1 Tersangka Dalam Kasus Money Politik Caleg Partai Gerindra

SOROTKASUSNEWS.NET-Sepertinya penegakan hukum yang adil dan jujur itu hanya isapan jempol belaka, Buktinya seperti kasus dugaan money politik Partai Gerindra dapil IV Kecamatan Pasir Penyu, Lirik, Lala dan Lubuk Batu Jaya Kabupaten Inhu.
Dalam kasus money politik
Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) hanya menetapkan satu tersangka.

Sebagaimana di kutip disalah satu media online, Ketua Bawaslu Inhu, Dedi Risanto mengatakan, Berkas Perkara Kasus Dugaan Politik Uang (Money Politik) yang terjadi di Inhu pada Pemilu 17 April 2019 yang lalu sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) lnhu.

“Sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Inhu, dan tersangka nya ada 1 orang dengan inisial T,” singkatnya.

Seperti diketahui bahwa, salah seorang Caleg nomor urut 4 dari Partai Gerindra Dapil lV Hadi Triyas Prananda dilaporkan ke Bawaslu lnhu karena diduga melakukan politik uang dalam pemilu yang lalu.

Kasus ini dilaporkan oleh salah seorang Caleg Partai Garuda nomor urut 8 Dapil lnhu lV Misriono pada 22 April 2019 yang lalu.

Sementara itu Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) lnhu melalui Humas Kejari lnhu

Bambang Dwi Saputra SH MH saat dikonfirmasi membenarkan bahwa berkas perkara sudah dilimpahkan oleh penyidik.

Berkas perkara dikirim oleh penyidik kemarin (selasa) dan saat ini tahapan penelitian berkas perkara oleh JPU.

Pidana pemilu tersebut adalah laporan dari Misriono, dengan terlapor Tobrani dan Hadi Triyas Prananda.

“Diduga Tobrani memberikan uang di Desa Pasir Keranji Kecamatan Pasir Penyu.”singkatnya.

Terpisah Ogi tokoh masyarakat Lirik mengatakan, Ini cukup aneh, yang di laporkan dua orang namun yang menjadi tersangka hanya satu orang, Dan aneh nya lagi caleg nya tidak menjadi tersangka ada apa ini, tanya Ogi penasaran.

Menurut pandangan saya kasus pidana money politik caleg Gerindra ini sudah masuk angin, maka hanya satu yang di tetapkan tersangka oleh Gakkumdu.(Heri)




Tinggalkan Balasan