Ruko Milik Direktur PT DCP Jadi Jaminan SPHK

SOROTKASUSNEWS.NET-Terkait permasalahan Santunan Pengakhiran Hubungan Kerja (SPHK) antara eks karyawan PT. Dimas CIpta Pratama dengan PT. Dimas Cipta Pratama hingga kini belum selesai sekali pun diantara dua belah pihak sudah ada kesepakatan.

Kuasa Hukum eks karyawan PT Dimas Cipta Pratama, Dody Fernando SH MH mengatakan,
“Kita minta pihak direktur PT. Dimas Cipta Pratama serius menyelesaikan permasalahan ini, karena dalam perjanjian bersama antara karyawan yang diwakili oleh saya dengan direktur PT. Dimas Cipta Pratama bapak Sumardi sudah ada kesepakatan.

Direktur PT Dimas Cipta Pratama sudah sepakat untuk pembayaran Santunan Pengakhiran Hubungan Kerja tanggal 11 Juni sebesar Rp. 600 juta, dan sisa nya 600 juta lebih lagi akan dibayar tanggal 2 Juli dengan jaminan ruko kantor PT. Dimas Cipta Pratama yang terletak di RT/RW 01/01, Lingkungan 04 Kelurahan Air Molek 1 Kecamatan Pasir Penyu.

Dan faktanya ketika tanggal 11 Juli direktur PT. Dimas Cipta Pratama pak Sumardi tidak melaksanakan kewajibannya sesuai kesepatan.

Maka atas dasar itu kita akan mengajukan eksekusi untuk penyitaan serta penjualan aset PT. Dimas Cipta Pratama berupa ruko yang terletak di RT/RW 01/01 lingjungan 04 Kelurahan Air Molek 1 yang selama ini menjadi kantor PT. DCP.

Untuk itu kami menghimbau semua pihak untuk tidak melakukan transaksi jual beli atas aset berupa ruko tersebut tanpa pengetahuan dan persetujuan eks karyawan PT. Dimas Cipta Pratama,

“Apabila pihak Sumardi ,PT. Dimas Cipta Pratama melakukan peralihan aset cara diam-diam untuk menghindari kewajibannya membayar SPHK sebesar 1,2 Milyar lebih ke eks karyawan, maka pihak yang membeli ruko tersebut akan kami tuntut ke pengadilan, dan saudara Sumardi akan kami tempuh jalur,”kata Dody Fernando SH MH.

Dan kami juga menghimbau kepada pihak BPN Inhu untuk tidak memproses peralihan hak atas ruko kantor PT. Dimas Cipta Pratama supaya tidak timbul masalah hukum yang baru.(Iin)




Tinggalkan Balasan