Terkait Kelebihan Bayar Di Sekwan Inhu dan Dugaan Korupsi Lainnya. Koruptor Kembalikan Uang Hasil Korupsi Tak Hilangkan Hukuman.

SOROTKASUSNEWS.NET-Terkait kelebihan bayar hasil audit BPK RI di Sekwan dan dugaan kasus korupsi lainnya di Kabupaten Inhu, Riau, Pratisi Hukum Han Aulia Nasution SH MH mengatakan proses hukum tetap berjalan meskipun koruptor telah mengembalikan uang yang dikorupsinya.

Ia menegaskan sekalipun Sekwan, oknum DPRD dan pejabat Inhu lainnya yang terlibat korupsi sudah kembalikan uang hasil korupsinya itu hanya dimasukkan dalam pertimbangan meringankan saat jaksa menyusun pertimbangan dan bukan melepaskan dari jeratan hukum.

“Kalau pengembalian itu pertimbangan. Namanya klemensi setiap kali menuntut seorang terdakwa akan ada pertimbangan yang memberatkan dan meringankan,”jelas Han Aulia Nasution SH MH.

Perlu di ketahui pengembalian uang yang mengakibatkan kerugian negara bukan berarti menghentikan proses hukum. Melainkan proses hukum tetap berjalan dengan mempertimbangkan hal-hal yang meringankan.

“Kalau misalnya Sekwan, oknum DPRD atau pejabat lainnya yang terlibat korupsi dia sudah mengembalikan itu hanya menjadi pertimbangan pihak Jaksa dan Hakim, Tapi tidak untuk menghapuskan tanggungjawab pidana,”sambungnya.

Maka dari itu kita meminta Kejari Inhu yang menangani kasus kelebihan bayar di Sekwan harus jeli dan serius, Karena dalam kasus kelebihan bayar ini sudah merugikan miliaran uang negara.

Selain tidak tepat waktu dalam pengembalian dan baru di Inhu ini koruptor kembalikan uang negara dengan cara nyicil, Ini juga dapat menjadi pertimbangan Kejari Inhu dalam proses hukum.

“Tegakkan hukum dengan seadil-adilnya sesuai dengan UU dan peraturan yang berlaku, Jangan tebang pilih dalam penegakan hukum agar tidak di sebut oleh masyarakat hukum hanya tajam kebawah namun tumpul keatas, Atau disebut masyarakat kongkalikong”,kata Han Aulia Nasution SH MH.

Dalam kasus kelebihan bayar, dugaan korupsi Bansos, dugaan korupsi pembangunan Gedung Poktan di BP4KKP, dugaan korupsi Baju Kepri dan dugaan korupsi lainnya Penegak hukum seperti Tipikor dan Kejaksan saat ini mendapat ujian, mampu atau berani kah mereka mengungkap dalang dan pelaku dibalik kasus korupsi yang ada di Kabupaten Inhu.(Heri)




Tinggalkan Balasan