Terungkap Dalam Persindangan, Doni Rinaldi Caleg PPP Janjikan Rp 200 Juta dan Janji 5 Juta Per Bulan

SOROTKASUSNEWS.NET-Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Inhu, Riau gelar persidangan tindak pidana pemilu 2019 atas dugaan pelanggaran Pengelembungan suara pada caleg partai PPP

Ada 5 terdakwa dalam persidangan Pengelembungan suara yaitu Komisioner Bawaslu Sofiawarman,Ketua PPK Rengat Randa,Ridwan,Ketua Panwas Rengat Masnur dan Caleg PPP Doni Rinaldi

Dalam sidang,Jaksa Penuntut Umum (JPU) saat membacakan dakwaannya mengatakan,Sebelum di lakukan Pengelembungan suara Pada Terdakwa Caleg Partai PPP Doni Rinaldi,Doni,Melakukan perundingan bersama ketua Panwas Masnur sebelum di laksanakan Pleno Kecamatan pada tanggal 25 April 2019

Selain menerima uang 30 juta,Doni Rinaldi,juga menjanjikan akan memberikan uang dengan jumlah cukup besar yakni 200 juta,jika rencana ketua PPK dan Ketua panwas berhasil lakukan Pengelembungan suara dan Doni di tetapkan sebagai Anggota Dewan

Bahkan,Masnur dan Randa.Akan mendapat uang bulanan sebesar 5 juta perbulan dari Doni Rinaldi, jika niat semua itu terwujud.

Namun setelah menerima uang 30 juta,terdakwa Masnur dan Randa berusaha menjalankan niatnya serta dalam hal tersebut,Randa menghubungi Ridwan selaku anggota PPK untuk melakukan pertemuan dengan maksud membahas apa yang harus di lakukan dalam Pengelembungan suara terhadap suara Doni Rinaldi dan Masnur juga menghubungi anggota nya Azhari

Selanjutnya,Randa,Masnur, dan Azhari SH,melakukan perundingan akan melakukan Pengelembungan suara di sebuah kedai kopi harum manis rengat

Namun dalam perundingan,Azhari selaku anggota Panwas Rengat,menolak atas ajakan Masnur untuk mengubah suara caleg Doni Rinaldi lebih tinggi dari caleg lain yang ada di partai PPP dapil 1

Akhirnya Randa dan Masnur,berinisiatif mengembalikan uang 30 juta tersebut kepada Doni Rinaldi,mereka melakukan pertemuan kembali di rumah makan yang berlokasikan dijalan asli Aris

Didalam bacaan para terdakwa,yang di bacakan JPU,Doni Rinaldi juga berusa kuat ingin menjalankan niat nya untuk melakukan Pengelembungan suara karna Doni Rinaldi merasa Suaranya lebih rendah yang di harapkan

Doni Rinaldi,berusaha menghubungi salah satu komisioner Bawaslu Sovia Warman yang saat ini juga sebagai terdakwa dalam pelanggaran tindak pidana pemilu 2019

Meskipun semau niat Doni Rinaldi berhasil,Mulya Eka putra,yang juga Caleg PPP pada saat itu,melaporkan adanya Pengelembungan suara kepada Bawaslu Inhu dengan dasar C1 yang dia miliki,laporan tersebut dilakukan pada tanggal 27 April 2019.

Dalam persidangan yang digelar Senin 24 Juni 2019 berjalan lancar serta Majelis Hakim Ketua Hakim Darma Indo Damanik,SH,M.Kn,anggota hakim Imanuel M.Sirait,S.H.,M.H Dan Maharani D.Manullang S.zh.,M.H,memberikan apresiasi kepada semua terdakwa karna sudah mengikuti persidangan dengan kooperatif

“Semua terdakwa saya lihat kooperatif maka dari itu hakim memberikan apresiasi,”Ungkap Ketau hakim.(HR)




Tinggalkan Balasan