Aneh Bin Ajaib….Perkara Narkoba Terdakwa “Sudirman” ,Tertangkap 2 Orang Namun Yang Disidangkan Cuma 1

SOROTKASUSNEWS.NET-Akhir-akhir ini publik maupun masyarakat dibuat terheran-heran tentang penanganan kasus narkoba di Kabupaten Inhu, Riau, Apa tidak..? selain hukuman ringan, barang bukti (BB) kadang tidak dapat dihadirkan dalam persidangan.

Seperti kasus narkoba dengan terdakwa Sudirman alias Jendral (69) warga Desa Bukit Lipai Kecamatan Batang Cenaku cukup aneh, Sudirman alias Jendral awal tertangkap berdua dengan ED seorang guru honorer SMP di Kecamatan Batang Cenaku. Namun kenyataan selama dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Rengat ED guru honorer SMP tidak pernah ikut dalam persidangan, ada apa ?

Memastikan apa yang terjadi dalam kasus narkoba dengan terdakwa Sudirman alias Jendral, Sorotkasusnews.net coba mempertanyakan kepada pihak-pihak terkait diantaranya Paur Humas Polres, Kuasa Hukum terdakwa Sudirman, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan Humas Pengadilan Negeri (PN) Rengat.

” Kalau soal itu jangan tanya kepada kami, Mungkin perkaranya split, Split itu satu perkara cuma beda LP, coba tanyakan kepada Jaksa, ya, “saran Paur Humas Polres Inhu, Aipda Misran saat dikonfirmasi.

Sementara Kuasa Hukum Sudirman alias Jendral , Yeni Darwis SH saat dikonfirmasi mengatakan,” Dalam berkas terdakwa Jendral hanya dia sendiri tidak ada temannya, Kalau lah iya Jendral ada temannya coba tanyakan kepada JPU nya,”singkat Yeni.

JPU Jaya saat dikonfirmasi mengatakan, Jadi begini bang, sebelumnya saya mohon maaf ini, Saya pertanggal 1 Mei sudah pindah Kejari Pekanbaru.
“Jadi untuk perkara tersebut sudah saya limpahkan ke Jaksa kedua 2 Jaksa pertamanya pak Harin”, ujar Jaya

“Cuma gini bang, dikantorkan ada humas, coba saja tanyakan kepada humasnya, Kalau nanti aku yang memberikan keterangan kan sudah tidak tupoksinya lagi bang,” terang Jaya.

“Untuk perkara itu bukan saya mau menghindar, tapi sudah tidak adalagi kapasitas saya untuk itu,”ungkapnya.

Sementara itu, Humas PN Rengat, Immanuel Sirait SH MH saat dikonfirmasi mengatakan,” Berkas terdakwa Sudirman memang hanya dia, Kalau mengenai ada oknum lainnya saya tidak tahu, Kalau berkasnya hanya satu orang, hanya Jendral itu saja.

“Kalau dari kami berkasnya hanya satu orang, Untuk lebih jelasnya coba tanyakan kepada penyidik atau JPU nya,”pungkas Immanuel.

Sebelumnya, Seorang kakek bernama Sudirman alias Jenderal (69) diamankan polisi saat transaksi narkoba jenis sabu dengan guru honorer EG (33). Keduanya ditangkap di lokasi dan waktu berbeda di Kabupaten Indragiri Hulu, Riau.

Paur Humas Polres Indragiri Hulu Aipda Misran mengatakan, barang bukti ditemukan dari pelaku berupa 16 paket kecil sabu. Pelaku Jenderal diduga sebagai pengedar sabu.

“Petugas menangkap dua orang pelaku peredaran narkoba jenis sabu, SD alias Jenderal dan EG seorang guru honorer SMP di Kecamatan Batang Cenaku,” ujar Misran kepada awak media.

“Pelaku pertama yang ditangkap yaitu EG di Desa Bukit Lipai, Kecamatan Batang Cenaku, Indragiri Hulu dengan bukti satu paket sabu. EG ini adalah pelanggan dari Jenderal,” kata Misran.

Lalu polisi mengonterogasi EG. Hasilnya, EG mengaku mendapat sabu itu dari Jenderal. Dari penangkapan EG, polisi kembali melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap Jenderal.

“Barang bukti yang ditemukan dari tangan Jenderal berupa 16 paket sabu,” jelas Misran.(HR)




Tinggalkan Balasan