Bejat, Kakek Umur 58 Tega Cabuli Cucu Kandungnya Sendiri

SOROTKASUSNEWS.NET – Seorang kakek umur (58) warga Kecamatan Kuala Cenaku, Kabupaten lndragiri Hulu (Inhu), Riau ini tega mencabuli cucunya sendiri yang masih berusia tiga tahun. Kejadian ini diketahui pada hari Kamis (11/7/2019) sekira pukul 13.30 WIB, dan dilaporkan sekira pukul 16.00 WIB ke Polsek Kuala Cinaku.

” Pada hari Kamis (11/7/2019) sekira jam 16.00 WIB telah datang seorang laki laki memberitahukan kejadian diduga pencabulan terhadap anak dibawah umur”,kata Kapolres lnhu AKBP Dasmin Ginting S.lk melalui Kapolsek Kuala Cinaku Iptu Sutarja.

Dijelaskan, Kapolsek Kuala Cinaku Iptu Sutarjak, Berawal pada hari Kamis sekira pukul 13.30 WIB, ayah korban pulang kerumah dari kerja dan duduk diruang tamu sambil ngrobrol dengan ibunya (nenek korban,red).

“Kemudian tiba-tiba korban mengatakan “yah, ini sakit” sambil memegang kemaluannya,” terang Kapolsek.

Kemudian ayah korban menanyakan kepada ibunya tentang hal tersebut, kemudian nenek korban mengatakan bahwa pada selasa (9/7/2019) kemarin waktu dia sedang mencuci, dirinya memanggil korban tapi tidak turun.

“Kemudian pada saat buang air kecil korban menangis, lalu nenek korban melihat kemaluannya korban membengkak dan membiru,” terangnya lagi.

Lalu ayah korban dan ibunya (nenek korban,red) sepakat memeriksa korban ke Puskesmas, namun pihak puskesmas menyarankan di dampingi pihak kepolisian.

“Kemudian ayah korban datang ke Polsek meminta untuk didampingi memeriksa anaknya,” jelas Kapolsek.

Setelah diperiksa, kemudian Kanit Reksrim berkonsultasi dengan dokter dan didapatkan informasi bahwa kemaluan Korban mengalami memar, membiru, bengkak dan terdapat bercak darah.

Selanjutnya Kanit Reskrim memberikan pemahaman kepada ayah korban agar membuat laporan polisi, namun ayah korban belum bersedia dengan alasan kasihan kepada pelaku yang tidak lain adalah kakek kandung korban.

“Selain itu ayah korban juga belum berunding dengan keluarga (takut disalahkan pihak keluarga lainnya).

Untuk memudahkan proses penyidikan, di buat LP model A dan ayah korban bersedia mengikuti proses hukum.

Hingga berita ini dimuat ayah korban dan ibunya (nenek korban,red) belum dapat dimintai keterangan.(HR)




Tinggalkan Balasan